Sambut Ramadan, UIN Alauddin Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Booster

vaksinasi booster (ilustrasi)
vaksinasi booster (ilustrasi)
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)

VIVA – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan menyiapkan sekitar 1.000 dosis vaksin penguat jenis Prezer dan Moderna untuk para civitas akademika sambut Bulan Ramadhan 1443 Hijriah.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) UIN Alauddin Prof Dr Wahyudin Naro, M Hum, dalam keterangannya di Makassar, Ahad, mengatakan vaksinasi penguat rencananya dilaksanakan di Gedung Auditorium Kampus II UIN, pada Selasa (22/3) 2022.

Ia sekaligus mengimbau civitas akademika mengikuti vaksinasi dengan mendaftar melalui link berikut https://s.id/vaksinboosteruinam.

"Keluarga Besar UIN Alauddin mulai dosen, tenaga kependidikan dan seluruh pegawai serta mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan ini mengikuti vaksinasi booster," katanya, Ahad (20/3).

Mantan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerja Sama Fakultas Sains dan Teknologi itu menjelaskan, vaksinasi tahap tiga ini sengaja diadakan untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh bagi masyarakat UIN Alauddin Makassar.

"Kita tahu bersama vaksin 1 dan 2 sudah setahun dilaksanakan. Itu artinya sudah mengalami kelemahan fungsi sehingga perlu dilakukan vaksin booster ini untuk menguatkan kembali," katanya.

Pria asal Majene itu menambahkan, saat ini kekebalan tubuh sangat dibutuhkan apatah lagi sebentar lagi memasuki bulan Suci Ramadhan.

"Karena kita ini meningkat maka sendiri nya akan memperkuat anti bodi di masa berjalannya Pandemi apatah sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan sehingga kekebalan tubuh dibutuhkan dalam menghadapi rangkaian ibadah bulan suci," katanya.

Mantan Plt Biro AUPK UIN Alauddin itu juga berharap Pandemi COVID-19 ini tidak lagi dijadikan sebagai menakutkan. Akan tetapi para civitas akademika bersahabat dengan COVID-19.

"Kita berharap dengan kekebalan tubuh, virus ini menjadi endemik kita semua bersahabat dengan virus," demikian Wahyudin Naro. (antara)