Siswa SMP dan SMA Terima Edukasi Dini Vaksin dan Screening Hepatitis

Siswa SMP dan SMA Terima Edukasi Dini Vaksin dan Screening Hepatitis
Siswa SMP dan SMA Terima Edukasi Dini Vaksin dan Screening Hepatitis
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Kimia Farma Diagnostika mendapat rekor Muri 2 sekaligus, yang pertama adalah edukasi dan juga screening untuk hepatitis yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.

"Kita bekerja sama dengan SMP dan SMA. Kemudian kita diberi kepercayaan untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk vaksinasi Covid-19 dan kita memecahkan rekor 350 ribu lebih vaksin yang telah kita distribusikan ke masyarakat," ucap  Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Ardhy Nugrahanto Wokas dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/5), 

Untuk screening hepatitis ini untuk yang standar, yakni golongan A, golongan B. Ini konteksnya kan edukasi, jadi banyak sekali orang seperti anak-anak muda belum mengetahui penyebab hepatitis seperti apa, mungkin karena kebersihan, hubungan pasangan yang tidak sehat. 

"Harapan kita memberikan edukasi agar orang bisa dan lebih paham sehingga bisa menjaga diri, dan melakukan screening, untuk bisa preventif. Jika memang sudah kena banyak juga yang bisa disembuhkan. Artinya kita harus melakukan deteksi sedini mungkin sehingga jangan sampai situasi menjadi buruk, yang dapat berdampak kurang baik," ucapnya.

Tak hanya edukasi kesehatan dan pendidikan dini tentang pelayanan kesehatan Home Care. Tujuannya menjangkau customer di rumah lebih nyaman pelayanannya bervariasi mulai dari bayi, orang tua, pasien-pasien dengan penyakit diabetes, fisioterapi, dan pengambilan sampling untuk pelayanan proses di laboratorium.

"Kita juga melaunching telesales, untuk menjangkau pelanggan kita, pelayanan untuk pelanggan-pelanggan sebelumnya sudah mendapatkan pelayanan, namun kita ingin mulai berkomunikasi dengan mereka seperti pengalaman-pengalaman mendapat layanan kita, kemudian kita akan menjangkau layanan penjualan secara tele sales, diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat," ucapnya.

Di dalam layanan Home Care juga ada tele medicine, jadi dapat menjangkau layanan ke seluruh masyarakat yang ada di pelosok seperti di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dapat mendapat layanan dokter-dokter spesialis dari Jakarta.