Revolusi Analisis Data yang Membuat Jerman Taklukkan Dunia

Pelatih Jerman, Joachim Loew
Sumber :
  • REUTERS/Benoit Tessier

Jerman kembali bertemu Argentina pada Piala Dunia 2010, dan sekali lagi mengalahkan mereka dengan analisis data. Statistik menyarankan, Jerman harus menempatkan dua bek di kedua sisi Lionel Messi. Satu yard di depan dan satu yard di belakang, setiap kali bintang Barcelona itu mendapatkan bola.

img_title Kebangetan, Timo Werner Gagal Cetak Gol di Gawang yang Kosong

Messi tidak berkutik ketika Argentina dihancurkan 4-0 oleh Jerman. Di Polandia dan Ukraina empat tahun lalu, Piala Eropa 2012, Loew memperoleh ratusan halaman dan 40 lembar catatan khusus, hasil analisa lawan-lawan yang bakal mereka hadapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokumen yang didapatnya semakin detail, hingga bagaimana kebiasaan seorang pemain sayap lawan dalam membuat gol. Juga, jarak maksimum seorang bek saat menjaga lawannya. Brasil dipermalukan Jerman 7-1, karena setiap pemain mereka memiliki karakter yang sudah diketahui.

img_title Timnas Jerman Pesta Gol ke Gawang Islandia

Kini, banyak tim-tim di Eropa sudah melakukan revolusi serupa. Analisis data tidak lagi hanya digunakan oleh Jerman. Joachim Loew harus punya cara lebih maju, agar skuatnya tetap bisa lebih unggul dari lawan-lawan mereka di Prancis nanti.

Pemain Liechtenstein, Jens Hofer menghajar Leon Goretzka

Detik-detik Mengerikan Pemain Timnas Jerman Kena Tendangan Brutal

Gelandang Timnas Jerman, Leon Goretzka terkapar di kotak penalti setelah kena tendangan brutal pemain Liechtenstein

img_title
VIVA.co.id
12 November 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut