8 Jenis Diet Populer untuk Menurunkan Berat Badan, Hati-Hati Efek Sampingnya

ilustrasi perut rata, perut buncit, diet
Sumber :
  • Pixabay/ Public Domain Pictures

VIVA – Diet merupakan program penerapan pola makan tertentu dengan tujuan untuk menurunkan berat badan. Banyak jenis diet yang dapat dipilih untuk mencapai tubuh ideal.

img_title Beroperasi 24 Jam, Pertamina Buka Posko Medis Gratis di Reok NTT

Ada banyak jenis diet yang bisa kamu pilih. Tersedianya beragam jenis diet justru membuat bingung. Alhasil, perlu wawasan yang luas untuk menentukan diet yang tepat dan aman. Salah satunya yang perlu dipertimbangkan adalah efek samping agar tidak berbalik membahayakan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir Times of India, berikut potensi efek samping dari beberapa jenis diet populer.

img_title Pria 40-an Sering Lelah dan Sulit Fokus? Jangan Cuma Salahkan Usia, Ini Masalah yang Mengintai

Jenis Diet Populer dan Efek Sampingnya

Ilustrasi diet.

Photo :

img_title Alat Pemadam Kebakaran: Jenis, Fungsi, dan Kenapa Wajib Ber-SNI

1. Diet Ketogenik

Diet keto atau ketogenik merupakan program diet dengan mengganti karbohidrat menjadi lemak untuk mempercepat proses menurunkan berat badan. Sehingga tubuh akan memanfaatkan lemak sebagai sumber energi yang seharusnya berasal dari karbohidrat. Kondisi tersebut disebut ketosis. Dampaknya tubuh menjadi lemas, sakit kepala, mual, dehidrasi hingga mudah emosi. Diet keto dapat menyebabkan kekurangan nutrisi karena terbatasnya variasi makanan.

2. Diet Paleo

Diet Paleo menganjurkan pola makan seperti yang diterapkan nenek moyang, yakni hanya mengonsumsi makanan utuh. Misalnya daging, ikan, buah, dan sayur. 

Tidak diperkenankan mengonsumsi biji-bijian, susu dan makanan olahan. Efek samping diet paleo menyebabkan asupan protein berlebih sehingga membebani kerja ginjal yang berpotensi meningkatkan kerusakan. 

Ilustrasi daging olahan

Photo :
  • pixabay/stevepb

3. Diet Vegan

Seperti namanya, diet vegan menerapkan pola makan untuk mengonsumsi hanya produk hewani saja antara lain daging, susu dan telur. Diet vegan menjadi populer sebagai usaha untuk menurunkan berat badan karena dinilai memiliki banyak manfaat.

Di samping itu, diet vegan ternyata memiliki potensi efek samping berupa risiko penyakit kronis. Lantaran tubuh kekurangan nutrisi sehingga rentan mengalami anemia, pengeroposan tulang, dan gangguan neurologis.

4. Intermittent Fasting

Intermittent fasting merupakan metode diet dengan melakukan puasa selama durasi tertentu. Umumnya, program puasa intermiten ini dilakukan selama 12 sampai 40 jam. 

Jenis diet ini menyebabkan rasa lapar yang ekstrem. Sehingga menimbulkan efek samping berupa mudah tersinggung dan tingkat energi sedikit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi mesin waktu.

Photo :
  • vstory

5. Diet Mediterania

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut