Aplikasi Tik Tok Bisa Diakses Kembali

Aplikasi Tik Tok.
Sumber :
  • Instagram/@tiktok_kr

VIVA – Aplikasi Tik Tok bisa diakses kembali di India setelah sepekan diblokir. Induk usaha Tik Tok, Bytedance Technology, menyambut baik keputusan Pengadilan Tinggi Madras, dan berupaya meyakinkan pemerintah India bahwa platform mereka aman dan ramah.

img_title Pemegang Saham TikTok di AS: 1 Kursi Ditempati ByteDance, 6 Lainnya Siapa yang Isi

"Kami sangat senang dengan keputusan ini sehingga bisa melanjutkan pelayanan bagi pengguna setia kami lebih baik lagi," demikian keterangan resmi Bytedance Technology, seperti dikutip dari The Verge, Kamis, 25 April 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sudah bisa diakses, Bytedance mengaku pekerjaan rumah mereka belum usai dan akan terus melawan penyalahgunaan platform.

img_title Donald Trump Perpanjang Nyawa TikTok

"Kami juga berkomitmen untuk melanjutkan fitur keamanan sebagai bukti komitmen kepada pengguna di India," katanya.

India sebelumnya meminta Apple dan Google untuk menghapus aplikasi Tik Tok, setelah Pengadilan Tinggi Kota Madras memutuskan memblokir Tik Tok melalui surat yang ditujukan kepada dua raksasa teknologi Amerika Serikat itu pada awal April tahun ini.

img_title TikTok Masih Mentok

Mereka melihat Tik Tok banyak memunculkan konten vulgar dengan mengekspos anak di bawah umur. Akan tetapi, aturan ini hanya terjadi bagi pengguna baru yang ingin mengunduh Tik Tok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pemblokiran ini, Bytedance mengaku merugi Rp7 miliar dalam sehari, akibat larangan pemerintah India terhadap aplikasi tersebut. Tidak hanya itu, pelarangan Tik Tok di Negeri Bollywood itu mengancam 250 jenis pekerjaan.

Aplikasi video pendek ini telah diunduh oleh 300 juta pengguna di India dan ada lebih dari satu miliar unduhan di dunia.

TikTok.

Drama TikTok Berakhir

TikTok telah menandatangani kesepakatan untuk menjual 80 persen asetnya di Amerika Serikat (AS) kepada sejumlah pihak.

img_title
VIVA.co.id
19 Desember 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut