Membedah Robot 02 Pemantau Situng KPU
- YouTube/@GerindraTV
Mengingat dasar asumsi yang belum begitu kuat, Ruby berpendapat, kejanggalan yang dipaparkan Hairul belum tentu benar bila nanti dibuktikan ulang secara ilmiah dan independen. Malah, Ruby meragukan metode Hairul belum kuat untuk membongkar praktik kecurangan.Â
"Kalau melihat penjelasan dari videonya, saya tidak yakin metode yang digunakan tepat dalam menyimpulkan bisa membongkar kecurangan suara," kata dia.
Ruby mengatakan, jika memang ada sengketa dan dugaan kecurangan dalam Situng, maka cara yang ideal ditempuh adalah memeriksa dokumen C1. Dokumen ini, sifatnya final dan sudah dirapatkan dalam rapat pleno yang melibatkan semua pihak penyelenggara dan pengawas Pemilu, serta saksi dari partai politik.Â
Dia mengatakan, kalau ada kecurigaan kecurangan di Situng KPU, masing-masing pihak mencocokkan kembali data C1 yang mereka data. Apakah sama dengan data C1 yang hasil pindai KPU dan yang ditampilkan di tabulasi Situng KPU. Â Â
"Untuk memastikan hasil scan C1 KPU asli atau tidak, tinggal melihat kembali kepada rekap yang dimiliki masing-masing pihak dan saksi. Apakah tampilan pada hasil scan C1 KPU sama atau tidak datanya," ujarnya. (asp)