Lockbit 3.0 Diduga Bobol Data Nasabah Bank Syariah Indonesia

Pegawai menghitung uang di Kantor Cabang Digital Bank Syariah Indonesia (BSI).
Sumber :
  • Antara

VIVA Tekno – Ransomware Lockbit 3.0 diduga menyerang sistem teknologi informasi (TI) Bank Syariah Indonesia (BSI) yang menyebabkan gangguan layanan perbankan ATM maupun mobile banking (m-banking) sejak Senin kemarin.

img_title Perkuat Penyaluran Bansos, Pemerintah Buatkan Rekening BRI dan BSI Buat Seluruh Rakyat RI

Dugaan tersebut diungkap Pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto lewat cuitannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga melampirkan tangkapan layar pengumuman Lockbit 3.0. "Setelah kemarin seluruh layanan @bankbsi_id offline selama beberapa hari dengan alasan maintenance (perbaikan). Hari ini terkonfirmasi bahwa mereka menjadi korban ransomware," katanya, melalui akun Twitter, Sabtu, 13 Mei 2023.

img_title BSI Catat Laba Bersih Rp3,39 triliun per Mei 2026, Naik 16,73 Persen

Teguh memaparkan total data yang dicuri dari serangan terhadap sistem BSI mencapai 1,5TB. Data tersebut diklaim memuat 15 juta data pengguna dan password untuk akses internal dan layanan yang mereka gunakan.

img_title BSI Buka Peluang Investasi & Usaha Berbasis Syariah di International Islamic Expo 2026

"Selain itu kebocoran ini juga termasuk data karyawan, dokumen keuangan, dokumen legal, NDA dll," tutur dia. Lebih lanjut, Teguh menjelaskan data pelanggan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang bocor di antaranya nama, nomor ponsel, alamat, saldo di rekening, nomor rekening, history transaksi, tanggal pembukaan rekening, informasi pekerjaan.

LockBit adalah salah satu geng ransomware yang sangat aktif dan berbahaya seperti disebutkan oleh Kantor Polisi Kriminal Federal Jerman.

Sejumlah perusahaan di beberapa negara sempat jadi korban penyerangan, di antaranya pabrik ban Continental hingga perusahaan pertahanan besar Prancis, Thales Group.

Berdasarkan rilis Lockbit dalam situs mereka bahwa situs tersebut tidak bisa diakses lewat browser biasa, dan harus menggunakan browser yang bisa mengakses deepweb.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Ilustrasi/Rekening

Saldo Awal Pakai Uang Rakyat, Calon Penerima Rekening Massal Diseleksi Ketat Berdasarkan Desil

Pemerintah siapkan Rp3,8 triliun untuk program rekening massal dengan saldo awal Rp50.000. Calon penerima diseleksi berdasarkan desil 1-4 melalui pencocokan data.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut