Panduan E-Commerce Indonesia Disahkan

Melihat Gudang Penyimpanan Barang e-Commerce lazada
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyampaikan pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Peta Jalan e-commerce. Peta jalan ini ditujukan untuk mendorong pencapaian ekonomi digital Indonesia senilai US$130 miliar pada 2020.

img_title Industri E-Commerce Indonesia: Antara Inovasi, Efisiensi dan Regulasi yang Mendukung

Pria yang akrab disapa Chief RA ini mengemukakan, peta jalan tersebut merupakan suatu kumpulan program yang telah dibuat pemerintah bersama seluruh pelaku e-commerce di Indonesia. Dia berharap Indonesia dapat menjadi negara ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peta jalan ini adalah wujud keseriusan pemerintah untuk mendorong industri e-commerce yang nilainya diprediksi bisa mencapai US$130 miliar pada 2020," tuturnya melalui pesan singkat, Kamis 10 Agustus 2017.

img_title Berkah Ramadan, Produk UMKM di E-Commerce dan Pengiriman Melonjak Tajam

Selain itu, menurutnya, peta jalan itu momentumnya tepat dengan tren layanan e-commerce dan marketplace sedang tumbuh dan berkembang di Indonesia.  Tercatat pada 2013 lalu, pasar e-commerce Indonesia memberikan angka mencapai US$1,3 miliar. Bahkan, diperkirakan  saat itu, pada 2017, e-commerce di Tanah Air menyentuh US$25-30 miliar, sehingga dinobatkan Indonesia sebagai raja e-commerce di Asia Tenggara.

Oleh karena itu, Kominfo akan mendorong industri tersebut hingga mencapai puncaknya.

img_title E-Commerce Ini Perkuat Komitmen Dukung UMKM dan Brand Lokal dengan Inovasi Teknologi dan Logistik Terpadu

"Terima kasih kepada teman-teman atas partisipasinya. Alhamdullilah peta jalan ini sudah diundangkan," katanya.

Sebelumnya peta jalan ini terus molor pembahasan dan beberapa kali mundur dari perkiraan.

cuci mata versi digital - meninggalkan keranjang belanja tanpa membeli

Perilaku Konsumen Era Digital: Keranjang Penuh, Tapi Dompet Selamat

Media sosial pemicu belanja impulsif, tapi banyak konsumen hanya mengisi keranjang tanpa checkout karena sadar perbedaan keinginan dan kebutuhan.

img_title
VIVA.co.id
17 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut