Kenapa Suntik Filler Diminati?

Suntik filler di Jakarta
Sumber :
  • VIVA/Linda Hasibuan

VIVA.co.id – Memiliki wajah yang menarik dan proporsional merupakan idaman setiap orang, khususnya wanita. Kendati demikian, tidak semua orang merasa puas dengan wajah mereka.

img_title Tak Sekadar Bahan Dapur, Tanaman Ini Ternyata Bisa Bantu Atasi Jerawat hingga Flek Membandel

Demi mewujudkan wajah sempurna, banyak perawatan yang dapat diterapkan, seperti suntik filler. Meski tindakan tersebut telah dikenal beberapa tahun terakhir, namun ternyata semakin lama teknik filler semakin digandrungi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr. Danu Mahandaru, Sp.BP-RE dari The Clinic Beautylosophy, filler merupakan salah satu alternatif tindakan estetika yang terhitung aman tanpa operasi. Tidak tanggung-tanggung peminat filler pun kini meningkat sekitar 100 persen dalam setahun terakhir.

img_title 5 Kebiasaan Sederhana untuk Mempercantik Diri Setiap Hari

"Kenapa perawatan filler ini terus meningkat, karena bisa dikatakan ini aman dan tanpa adanya operasi.  Meski agak mahal tapi dalam setahun filler terus meningkat sekitar 100 persen selama setahun terakhir," ujar dr. Danu Mahandaru, Sp.BP-RE kepada VIVA.co.id, baru-baru ini.

Dia menuturkan bahwa dari peningkatan tersebut, orang memiliki minat yang berbeda-beda pada area wajah yang di-filler. Beberapa diantaranya, seperti di hidung, bibir, dagu dan bawah mata.

img_title Inovasi Formula Serum Niacinamide 20%, Treatment Komprehensif Perawatan Kulit Cerah Bersinar

Sementara, alasan lain mengapa filler terus meningkat adalah karena prosesnya cepat, serta nyaris tanpa downtime atau yang biasa disebut pemulihan.

"Penyuntikan filler itu enggak seragam, mereka berbeda-beda kebutuhannya. Namun, yang paling banyak diterapkan itu bagian hidung, bibir, dagu dan under eye," ucap dia.

ilustrasi perawatan kulit

Mengenal Regenerative Medicine dan Stem Cell

Perkembangan teknologi kesehatan ikut membawa perubahan dalam dunia estetika. Salah satu perkembangan yang mulai banyak diperbincangkan adalah regenerative medicine

img_title
VIVA.co.id
28 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut