Tokoh Hebat Gabriel Marquez, Google Doodle Hari Ini

Sang penulis legendaris Kolombia, Gabriel Garcia Marquez
Sumber :
  • reuters

VIVA – Hari ulang tahun ke-91 penulis legendaris Kolombia Gabriel Garcia Marquez, dirayakan dengan dirinya menjadi Google Doodle. Ia adalah salah satu penulis fiksi serta penulis karya ilmiah paling penting di dunia yang memikat pembaca ke dalam dunia realisme magis.

Surat Nyinyiran ke Albert Einstein Bakal Dilelang Rp200 Jutaan

Gabriel Garcia Marquez adalah seorang novelis Kolombia yang dikenal sebagai Gabo di seluruh Amerika Latin. Dia dianggap sebagai salah satu penulis terbesar berbahasa Spanyol dan mendapat anugerah Nobel Price in Literature pada tahun 1982. Demikian seperti dilansir The Sun.

Gabriel lahir pada tanggal 6 Maret 1927 di Aracataca di Kolombia. Orang tuanya pindah saat masih muda, jadi kakek dan neneknya lah yang membentuk kepribadian Gabriel pada tahun-tahun awal kehidupannya.

Punya Alis Tebal Tandanya Narsis

Neneknya kerap kali mengajarkannya hal-hal yang sangat alamiah,  Dari sang nenek, Gabriel mendengar cerita tentang pemandangan magis, takhayul dan supranatural dunia. Semua hal itu menjadi sumber inspirasi bagi novel Gabriel. Salah satu novelnya yang paling populer dan paling dipuja adalah One Hundred Years of Solitude.

Hirup Dokumen Ratusan Tahun, Penulis Tumbang Langsung Koma

Salah satu judul novelnya Love in the Time of Cholera telah diangkat ke layar lebar Hollywood.

Karir Gabriel di bidang jurnalisme dimulai saat dia belajar ilmu hukum di Universitas Nasional Kolombia - dari sana dia jatuh cinta dengan tulisan dan menjadi sangat terlibat dalam politik nasional. Gabriel adalah seorang loyalis dari sayap kiri sepanjang hidupnya.

Gabriel selalu ingin menulis sebuah novel yang didasarkan pada rumah kakek neneknya, tempat di mana dia dibesarkan. Setelah delapan belas bulan menulis, terciptalah karyanya yang berjudul One Hundred Years of Solitude. Novel itu terjual lebih dari 30 juta kopi di seluruh dunia.

Gabriel menjadi fasilitator antara pemerintah Kolombia dan pemberontak gerilya serta berteman dengan pemimpin hebat seperti Fidel Castro. Dia menyebut hubungannya dengan Castro sebagai persahabatan intelektual.

Gabriel meninggal dunia pada tanggal 17 April 2014 di Mexico City.

Setelah kematiannya, Juan Manuel Santos, Presiden Kolombia, menyebut Gabriel "orang Kolombia terhebat yang pernah hidup."

 

BBC Indonesia

Pemenang Nobel Sastra Abdulrazak Gurnah Tak Dikenal di Negara Asalnya

Beberapa novel karya Abdulrazak Gurnah dijual di Tanzania, namun budaya membaca fiksi tidak populer di negara itu. Dia peraih Nobel Sastra penghargaan bergengsi.

img_title
VIVA.co.id
9 November 2021