Clear Aligner, Metode Baru Rapikan Gigi

Clear Aligner
Sumber :
  • Viva.co.id/Isra Berlian

VIVA – Memiliki senyuman yang menawan bukan hanya soal sehat dan bersih saja, gigi yang rapi juga termasuk di dalamnya. Namun sayangnya, tidak semua orang memiliki gigi yang rapi sehingga memerlukan perawatan gigi. 

img_title Gak Perlu Takut ke Dokter, Ini 3 Cara Merawat Gigi yang Paling Mudah dan Praktis

Salah satu jenis perawatan yang umum dijalani adalah menggunakan kawat gigi. Namun beberapa tahun terakhir muncul produk clear aligner. Produk ini sendiri memiliki fungsi yang sama seperti kawat gigi yaitu untuk merapikan gigi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi yang membedakan teknologi ini dengan kawat gigi tradisional adalah penggunaannya tidak terlihat seperti kawat gigi lantaran clear aligner ini menggunakan plastik. Hal itu diungkapkan oleh dokter gigi spesialis ortodonsia RS Pondok Indah, drg. Irwin Lesmono dalam acara small discussion grup. 

img_title Deretan Tren Perawatan Gigi Estetik yang Didukung Teknologi Modern di 2026

Lebih lanjut Irwin menjelaskan bahwa kelebihan lainnya dari teknologi ini adalah bisa dilepas terutama saat makan dan sikat gigi. 

“Bisa dilepas jadi makan normal, nanti setelah makan, sikat gigi dan berkumur bisa dipasang lagi. Selain itu juga enggak sakit karena menggunakan plastik khusus jadi enggak kenceng. Jika biasanya kawat gigi ditarik maksimal,” kata dia di Pakubuwono Jakarta Selatan, Rabu 16 Januari 2018.

img_title Tak Perlu Takut ke Dokter Gigi, Plaftorm Klinik Kesehatan Gigi Digital Hadirkan Kebutuhan Layanan Terpercaya

Selain itu penggunaan clear aligner ini juga pasien bisa tau seperti apa gambaran hasil jika menggunakan produk seperti ini. 

“Karena tahapnya terlihat pergerakan seperti apa. Hingga berapa lama perawatannya,” jelas dia. 

Untuk penggunaan clear aligner ini sendiri nantinya para pasien datang ke dokter untuk konsultasi nantinya pasien itu akan menjalani serangkaian scan, yang hasilnya dikirimkan ke Amerika. Nantinya sekitar 1 hingga 2 bulan alat tersebut akan dikirimkan ke klinik dan dokter akan memasang alat itu kepada pasien.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pemasangannya, dokter akan menggunakan sebuah software yang diberi nama clean check. Nantinya mereka akan mengirimkan simulasi kepada dokter untuk memberi tahu bagaimana kira-kira hasil akhir dari perawatan gigi tersebut. 

“Hasil scan dikirim ke AS di sana dokter dan teknisi akan buat rencana perawatan kalau disetujui akan dibuat alatnya baru kirim ke dokter untuk dipasang ke pasien,” kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut