Clear Aligner, Metode Baru Rapikan Gigi
- Viva.co.id/Isra Berlian
Meski terbilang mudah, tetapi Irwin menjelaskan bahwa para pasien juga harus tetap melakukan kontrol minimal dua bulan sekali. Ini dimaksudkan untuk mengontrol pergerakan gigi sesuai atau tidak dengan seharusnya.
“Tetap kontrol ketika di tengah-tengah ada progess yang tidak sesuai ada yang bisa dilakukan rencana perbaikan sejelek-jeleknya kita scan ulang buat lagi. Pembuatan ini dibicarakan ke pasiennya. Perawatan bergantung ke klinik apakah berbayar lagi atau tidak,” ungkap dia.
Meski terbilang praktis, namun ternyata untuk menggunakan teknologi ini tidaklah murah dan tidak bisa semua orang gunakan. Untuk standart-nya sendiri di dunia berkisar US$ 5 ribu atau setara dengan Rp70 juta (kurs Rp14 ribu).
“Semua kembali ke pemeriksaan terlebih dahulu diagnosa untuk cek kasus seperti apa indikasinya,” kata dia.