Catat! Ini Usia yang Tepat Memiliki Anak

Ilustrasi pasangan suami istri yang memiliki bayi
Sumber :
  • pixabay

VIVA – Seiring bertambahnya usia wanita dan pria, potensi mereka untuk memiliki anak akan menurun meskipun waktu yang tepat kapan hal ini mulai terjadi dapat bervariasi pada setiap individu.

img_title Polisi Bocorkan Rentetan Cerita Nyawa Bayi 20 Bulan Disikat Ayah dan Ibunya di Jakarta Selatan

Kita semua tahu seseorang yang memiliki bayi yang sehat di usia akhir 30-an atau awal 40-an. Tetapi dari semua orang yang mencoba untuk memiliki bayi di usia yang lebih tua, banyak yang tidak akan memiliki bayi yang mereka harapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari situs yourfertility, di seluruh populasi, wanita yang lebih muda dari 35 dan pria yang lebih muda dari 40 memiliki kesempatan lebih baik untuk memiliki anak daripada mereka yang lebih tua. Ini berlaku untuk kehamilan alami dan untuk kehamilan yang dikandung melalui perawatan reproduksi berbantuan seperti IVF (fertilisasi in-vitro).

img_title Tak Sanggup Biayai, Ibu Kandung dan Ayah Tiri Tega Habisi Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

Usia mempengaruhi sel telur dan sperma

Sperma

Photo :
  • Times of India

img_title 6 Perubahan Hidup yang Mulai Terasa saat Usia 30–40 Tahun, Apa Saja?
  • Wanita yang lebih muda memiliki sel telur yang lebih banyak dan lebih sehat daripada wanita yang lebih tua.
  • Pria yang lebih muda memiliki sperma yang lebih aktif dan berkualitas lebih baik daripada pria yang lebih tua.

Usia dan sel telur

Seorang wanita dilahirkan dengan semua telur yang akan dia miliki. Seiring bertambahnya usia, telurnya menua bersamanya dan jumlah serta kualitasnya berkurang seiring waktu. Inilah sebabnya mengapa peluangnya untuk memiliki bayi juga berkurang seiring waktu, terutama bagi wanita yang berusia lebih dari 35 tahun.

Informasi ini mungkin sulit bagi wanita yang, karena alasan apa pun, belum siap di usia 20-an atau awal 30-an untuk memulai sebuah keluarga.

Usia dan sperma

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang berusia kurang dari 40 tahun memiliki peluang lebih besar untuk menjadi ayah daripada mereka yang berusia lebih dari 40 tahun. Kualitas sperma yang dihasilkan pria tampaknya menurun seiring bertambahnya usia.

Kebanyakan pria membuat jutaan sperma baru setiap hari, tetapi pria yang lebih tua dari 40 memiliki lebih sedikit sperma sehat daripada pria yang lebih muda. Jumlah air mani (cairan yang mengandung sperma) dan motilitas sperma (kemampuan untuk bergerak menuju sel telur) terus menurun antara usia 20 dan 80 tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut