Dinkes Tangerang Sebut Masih Ada Siswa Baru Belum Vaksinasi COVID-19

Virus corona
Virus corona
Sumber :
  • Times of India

VIVA Lifestyle –  Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyebutkan, banyak siswa di tahun ajaran baru 2022 ini, belum melakukan vaksinasi COVID-19. Padahal di tahun ini, proses pembelajaran tidak lagi melalui online, melainkan tatap muka yang mana, risiko terpapar COVID-19 cukup tinggi.

Alhasil pihaknya pun gencar melakukan penyisiran untuk memberikan vaksinasi baik itu dosis 1, 2 dan 3 atau booster pada setiap siswa mulai dari jenjang SD hingga SMP.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kota Tangerang, Harmayani mengatakan, sasaran baru vaksinasi COVID-19 yang digencarkan pihaknya, masuk pada kategori anak umur 6-12 tahun. 

"Dengan ini, Dinkes mengerahkan seluruh Puskesmas untuk menyisir seluruh sekolah di wilayahnya, untuk menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi. Sehingga, siswa baru yang belum mengikuti vaksinasi, bisa segera divaksin. Tak terkecuali mereka anak-anak lama yang terlewat belum mengikuti vaksinasi," kata dia, Rabu, 27 Juli 2022.

Ia pun menjelaskan, aksi penyisiran siswa baru yang belum tervaksinasi ini, sebagai tindak lanjut akan syarat yang dilayangkan saat pelaksanaan PPDB kemarin.

Vaksinasi anak di Sulawesi Utara

Vaksinasi anak di Sulawesi Utara

Photo :
  • Istimewa

"Berdasarkan data yang masuk saat PPDB berlangsung, cukup banyak siswa-siswi baru ini belum mengikuti vaksinasi Covid-19. Maka, kami rasa aksi penyisiran ini harus segara dilaksanakan secara masif," ujarnya. 

Lanjut Harmayani, penyisiran vaksinasi pada siswa baru sudah berlangsung sejak minggu lalu. Namun, minggu ini pelaksanaannya lebih masif dan terjadwalkan dan dihari pertama, ada 1000 siswa tervaksinasi. 

"Ini masih akan berlangsung hingga Jumat mendatang, diberbagai sekolah yang sudah terjadwalkan. Semoga ribuan siswa bisa terjaring setiap harinya. Sehingga, capaian vaksinasi pada umur 6-12 tahun bisa kian maksimal," tuturnya. 

Untuk diketahui, pada kategori anak-anak umur 6-12 tahun sudah 171.649 anak atau 92,3 persen pada dosis satu dan 138.727 anak atau 74,6 persen pada dosis dua.