Kenali Ciri-ciri Sperma yang Sehat

Ilustrasi Bulan dan sperma.
Sumber :
  • New York Post

Setelah gelombang, sperma harus berenang sendiri. Jika hasil tes mengandung istilah seperti "asthenozoospermia", itu berarti sperma tidak bergerak sebagaimana mestinya; istilah “necrozoospermia” berarti sperma tidak dapat bergerak sama sekali.

img_title Berapa Kali Pria Bisa Ejakulasi dalam Satu Hari?

Meningkatkan kesehatan sperma

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Olahraga tulang

Photo :
  • Eat This

img_title 7 Fakta Penis yang Anda Tidak Ketahui, dari Bisa Melengkung hingga Ganda

Ada banyak cara untuk meningkatkan kesehatan sperma, seperti pola makan yang sehat, olahraga teratur, serta asupan vitamin dan mineral tertentu seperti seng, zat besi, serta vitamin B, C, dan E. 

Pria juga harus menjauhi minuman beralkohol, rokok , dan obat-obatan, karena sifat buruk ini dapat berdampak negatif pada produksi sel sperma yang sehat. Banyak dokter juga merekomendasikan untuk menghindari bak air panas dan mandi uap, karena suhu tinggi dapat membunuh sel sperma.

img_title Ini 6 Cara Buat Suami Bertahan di Atas Ranjang

Untuk mendapatkan perawatan kesehatan fertilitas, Malaysia menjadi destinasi yang diburu oleh para pelancong. Dengan angka keberhasilan 82,9%  yang mencengangkan dalam perawatan fertilisasi in vitro (IVF), perawatan fertilitas Alpha telah naik ke level berikutnya dengan sistem pemantauan tumbuh kembang embrio EmbryoScope+ . 

Jika dibandingkan dengan asesmen morfologis embriologi standar, embryoscope, yang menggunakan kecerdasan buatan (AI), menunjukkan peningkatan akurasi 25% dalam memilih embrio yang sehat untuk ditanam ke rahim sehingga meningkatkan peluang keberhasilan kehamilan. 

“Kami sangat bahagia bisa membantu satu pasangan tahun 2021 mendapatkan bayi yang sehat menggunakan algoritme perangkat lunak. Prestasi besar sebagai yang pertama di Asia Tenggara dalam mendapatkan bayi yang sehat menggunakan AI sangatlah berarti bagi kami,” kata Adelle Lim, Chief Embriologist di pusat kesehatan ini, dari keterangannya .

Komitmen Sunfert untuk memanfaatkan inovasi terbaru dengan pendekatan berfokus pasien telah membuahkan angka keberhasilan hingga 68% bagi pasien berusia 40 hingga 44 tahun menggunakan siklus transfer embrio beku (FET) dan tes genetik praimplantasi (PGT). 

Dr. Lim Lei Jun, Medical Director dan Fertility Specialist di Sunfert, yakin bahwa personalisasi perawatan untuk masing-masing pasien sangatlah penting sebab embrio itu berbeda untuk setiap pasangan. Di sinilah pentingnya membangun interaksi yang baik antara dokter dan pasien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai Pusat Fertilitas Asia, Malaysia memberikan harapan bagi banyak pasangan untuk mewujudkan impian mereka untuk memiliki keturunan & membina keluarga yang bahagia. (Ist)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut