Gejala Kolesterol yang Sering Diabaikan

Ilustrasi cek kolesterol.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Kolesterol dan stroke merupakan dua hal yang saling berkaitan. Kolesterol ternyata memiliki pengaruh yang cukup besar terkait serangan stroke yang terjadi secara mendadak.

img_title Stroke Jadi Salah Satu Penyebab Kematian, Ketahui Cara Penanganan yang Tepat Sebelum Terlambat

Kolesterol sebenarnya dibutuhkan untuk tubuh dalam membentuk beberapa hormon penting. Namun, kebutuhan kolesterol tersebut, seringkali dalam angka yang cenderung berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kebutuhan kolesterol itu sebesar 300, untuk membentuk beberapa hormon di tubuh. Tapi, jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, tentu bisa menyebabkan penyakit, salah satunya stroke," ujar spesialis penyakit dalam, dr. Franciscus Ari, Sp.PD., kepada VIVA.co.id beberapa waktu lalu.

img_title Menkes Budi Peringatkan Bahaya Kol Goreng, Singgung Risiko Kanker dan Kolesterol

Stroke seringkali menjadi ancaman banyak orang, karena menimbulkan dampak yang fatal. Hal ini dikaitkan dengan penumpukan kolesterol yang terjadi dalam waktu lama.

"Kolesterol yang menumpuk di pembuluh darah, memicu tekstur pembuluh darah menjadi kaku. Kondisi ini memicu sel darah putih untuk memberikan penanganannya, tapi malah jadi bahaya karena sebabkan tersumbatnya aliran darah," ujarnya menambahkan.

img_title Jika Dikonsumsi Pagi Hari untuk Sarapan, Makanan Ini Ternyata Bisa Bantu Turunkan Kolesterol

Untuk itu, Ari mengingatkan agar setiap orang rutin melakukan cek pada kadar kolesterol mencakup LDL dan Trigliserida, karena keduanya merupakan jenis lemak jahat. Selain itu, masyarakat diharapkan lebih mengenali beberapa gejala khas pada kolesterol tinggi.

"Biasanya akan terjadi rasa begah karena lemak di organ perut menumpuk dan sebabkan nyeri di perut. Selain itu, akan terjadi pusing, sakit kepala serta gangguan keseimbangan karena aliran darah ke otak sudah mulai terhambat." (mus)

Ilustrasi kolesterol .

Kolesterol Tinggi Gak Cuma Menyerang Lansia, Ini yang Perlu Diwaspadai

Kolesterol tinggi kerap dikaitkan dengan kelompok usia lanjut. Padahal, kondisi ini juga dapat dialami oleh orang berusia produktif, terutama mereka yang memiliki pola

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut