Mudah Ngantuk, Testosteron Rendah Sebabkan Sulit Ereksi

Mandi air dingin bisa tingkatkan sirkulasi darah.
Sumber :
  • Pixabay/Olichel

VIVA – Sama seperti wanita yang didominasi dengan kadar hormon estrogen dalam tubuh, pria juga memiliki hormon dominan dalam tubuhnya yaitu testoteron. Hormon ini pun tidak hanya berperan dalam membentuk kejantanan pria saja, tapi pada kondisi tubuh pria secara menyeluruh.

img_title Andropasue Bisa Sebabkan Masalah Seksual pada Pria, Dokter Beberkan Tanda-tandanya

Andrologis dr. Nugroho Setiawan, SpAnd dari Brawijaya Hospital mengatakan, hormon testoteron adalah hormon yang sangat penting bagi seorang pria. Perannya pun meliputi segala hal, mulai dari melindungi rambut, menjaga kulit, membuat mata bersinar, hingga membuat suasana hati menjadi nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Testoteron juga untuk mencegah keropos tulang. Karena, pria yang rendah testoteronnya, kalsium tidak akan terserap dengan baik oleh tubuhnya sehingga tulangnya keropos," ujar Nugroho kepada VIVA.co.id di Jakarta.

img_title Mr P Lagi Penetrasi Mendadak Loyo, Dokter Boyke Ungkap Biang Masalah Ini

Yang lebih membahayakan lagi, lanjut Nugroho, pria yang memiliki kadar testoteron rendah akan terancam penyakit mengerikan yakni penyakit metabolik, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, hingga gangguan lemak dan kolesterol. Sementara dari segi fisik, pria yang testoteronnya yang rendah biasanya akan terlihat tidak energik dan lebih loyo.

"Gejala khasnya adalah kalau habis makan siang suka merasa mengantuk. Pria dengan testoteron rendah relatif cenderung gemuk karena lemak tidak bisa lepas dari tubuhnya," imbuh Nugroho.

img_title Viagra Juga Bisa Obati Pasien Demensia Vaskular

Akibatnya, gairah seks pria ini juga tidak bagus sehingga konsekuensi yang dihadapinya adalah tidak memiliki respons yang diharapkan pasangan. Pria seperti ini juga rentan mengalami ejakulasi prematur karena tidak mampu ereksi sekeras kursi dari kayu.

"Ruginya dia ejakulasinya tidak bisa dikendalikan sehingga bisa prematur, belum final tapi sudah selesai. Ini bisa menimbulkan pengalaman buruk dalam hubungan seksual dan mengganggu kegiatan seksual berikutnya," ujar Nugroho.

ilustrasi organ intim/vagina/ keputihan

Masalah Organ Intim, Keputihan Hingga Disfungsi Ereksi Ternyata Bisa Diatasi dengan Mudah

Salah satu permasalahan organ intim pada wanita maupun pria sering terjadi, seperti masalah keputihan, aroma tidak sedap hingga masalah elastisitas pada area kewanitaan. 

img_title
VIVA.co.id
6 Oktober 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut