Nikmatnya Sanpresso, Kombinasi Kopi dan Santan di Aceh

Ilustrasi kopi.
Sumber :
  • Pixabay/paalharald

VIVA – Akhir-akhir ini varian jenis minuman kopi tengah berkembang. Di zaman yang serba modern ini, minum kopi tak hanya melulu bubuk kopi diseduh dengan air panas. Namun, berbagai campuran turut dimasukkan ke dalam kopi. Mulai dari vodka, wine, air nira berbagai sari buah dan banyak kreasi lain, seperti cocktail misalnya.

Mengungkap Kepribadian dari Kopi Favorit

Namun, kali ini VIVA berkesempatan mencicipi kopi yang terbilang unik, yakni espresso yang dicampur santan di Moorden Coffee kawasan Beurawe, Banda Aceh, Aceh.

Santan yang digunakan berasal dari kelapa yang baru diparut. Hasil parutan itu kemudian dicampur ke dalam espresso ditambah sedikit gula aren. Biji kopi yang digunakan tentunya arabica Gayo. Hasilnya, kopi yang kaya rasa dan diberi nama Sanpresso atau santan espresso.

Mengenal Copsffee, Kopi Produksi Kepolisian RI dan Pertama di Dunia

Selintas, tekstur sanpresso mirip dengan kopi sanger Aceh. Tapi perbedaan soal rasanya cukup mencolok. Sanpresso memiliki karakter lebih kental, rasa santannya menyatu dengan aroma kopi arabika, membuatnya tidak eneg di perut.

“Di situ dapat lemaknya, kita padu dengan kopi espresso jadi teksturnya mirip sanger. Tapi rasanya hambar, tidak manis seperti sanger. Jadi ada taste tersendiri di dalam sanpresso ini,” kata Owner Moorden Coffee, Fachrizal saat ditemui di coffee shop miliknya baru-baru ini.

Bikin Kopi Susu, Lebih Mantap Espresso atau Manual Brewing?

Mesin espresso.

Eksperimen sanpresso itu pun terbilang berhasil. Terbukti dari peminatnya yang banyak datang dari kalangan muda. Apalagi sanpresso memiliki karakter sendiri dengan keseimbangan takaran one shoot espresso dan santan.

Salah seorang penikmat kopi sanpresso, Hendri Abik mengakui, bahwa cita rasa kopi ini berbeda dengan kopi yang dicampur dengan susu. “Ya, rasanya mungkin agak sedikit mirip seperti es cendol yang menjadi minuman khas di Indonesia, tapi bedanya sanpresso ini aroma kopi arabikanya terasa banget,” ujarnya.

Pendapat senada disampaikan Maulinda Yani. Menurut dia, rasa kopi sanpresso beda dengan kopi lainnya. “Rasanya enak, bagi yang suka kopi pasti suka dengan rasa baru espresso ini,” ucapnya.

Namun, untuk menikmati kopi ini, Anda harus sering-sering mengaduknya agar santan tidak mengendap di dasar gelas. Setiap ingin menyeruput, disarankan untuk mengaduknya terlebih dulu.

Soal harga, untuk satu gelas kopi sanpresso dibandrol Rp15 ribu di Moorden, kedai kopi yang buka mulai pukul 12.00-23.00 WIB itu.

Jadi, Anda tak perlu jauh-jauh ingin menikmati kopi campur santan yang lebih dulu populer di Negeri Sakura  Jepang. Cukup melancong ke Aceh dan singgah di Moorden Coffee untuk menikmati berbagai sajian kopi anti-mainstream, seperti nirapresso (air nira campur kopi) dan kopi arabika campur telur, dan berbagai jenis olahan kopi lainnya. (mus)

Blonde espresso Starbucks.

Sejarah Espresso, Kopi Khas Italia yang Gugah Selera

Espresso adalah dasar dari setiap kopi non-filter. Ini adalah bentuk minuman yang paling murni dan merupakan kunci untuk memahami budaya kopi Italia.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2021