Agar Tak Cekak Usai Lebaran

Terkadang orang lupa, belanja jor-joran tanpa perhitungan.
Sumber :
  • Pixabay/stevepb

Jika tetap disiplin dengan bujet, maka THR yang diterima bisa menutupi semua kebutuhan Lebaran. Bahkan, biaya dua minggu dari tanggal gajian hingga Lebaran juga bisa tertutupi dari THR sehingga gaji masih utuh sebelum gaji berikutnya. Malah dari uang tersisa Anda bisa menambah jumlah tabungan atau investasi.

img_title Posko Kemenaker Catat 1.860 Laporan THR Masuk Jelang Idul Fitri

Namun, sebelum membuat pos pengeluaran, tentukan dulu prioritas pengeluaran yang memang wajib dilakukan. Seperti membayar zakat penghasilan biasa dan zakat maal. Membayar cicilan, tabungan atau investasi, dan membayar THR untuk orang yang kita pekerjakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah kewajiban-kewajiban itu terpenuhi, sisanya bisa diatur untuk pengeluaran hari raya seperti biaya makan, mudik, dan uang untuk salam tempel dan lain-lain," ujar Farah.

img_title Dibayar Sri Mulyani H-10 Lebaran, Ini Komponen THR PNS pada 2021

Sebisa mungkin, lanjut Farah, buatlah daftar sedetail mungkin mengenai pengeluaran apa saja yang akan dikeluarkan. Dari yang terkecil hingga yang besar sehingga Anda bisa mengatur bujet untuk masing-masing pengeluaran. Kemudian, buat prioritas untuk barang atau makanan tertentu yang memang selalu ada di hari raya.

Tejasari menambahkan, saat mengatur keuangan, ingatlah untuk menyisihkan dana di awal untuk tabungan, membayar cicilan, serta kartu kredit yang jatuh tempo. Bagi yang sudah berkeluarga umumnya memerlukan 40 persen dari penghasilan untuk pengeluaran rutin. Sedangkan yang masih sendiri, hanya memerlukan 20 persen dari penghasilannya.

img_title THR PNS Bakal Cair H-10 Idul Fitri, Ini Harapan Pemerintah

Sementara untuk pengeluaran pribadi, bagi yang sudah berkeluarga bisa menggunakan 20 persen dari penghasilan, dan yang masih sendiri bisa menggunakan 40 persen dari penghasilan.

"Saat berbelanja, berikan prioritas untuk kebutuhan pakaian atau perlengkapan muslim seperti baju, mukena, sajadah, atau kebutuhan lain yang memang dibutuhkan di hari raya. Jangan tergoda untuk membeli keperluan lain supaya tidak overbudget," kata Tejasari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, jika ternyata masih kesulitan mengatur keuangan hingga akhirnya uang yang dimiliki habis, Farah menyarankan agar menggunakan dana darurat terlebih dulu. Tapi, setelah itu dana darurat harus segera diganti.

Perlu diingat, hindari berutang untuk kebutuhan Lebaran. Lebih baik memulai budgeting sehingga tidak akan kehabisan uang. Akan lebih bahaya lagi jika belum memiliki dana darurat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut