Agar Tak Cekak Usai Lebaran
- Pixabay/stevepb
Jika tetap disiplin dengan bujet, maka THR yang diterima bisa menutupi semua kebutuhan Lebaran. Bahkan, biaya dua minggu dari tanggal gajian hingga Lebaran juga bisa tertutupi dari THR sehingga gaji masih utuh sebelum gaji berikutnya. Malah dari uang tersisa Anda bisa menambah jumlah tabungan atau investasi.
Namun, sebelum membuat pos pengeluaran, tentukan dulu prioritas pengeluaran yang memang wajib dilakukan. Seperti membayar zakat penghasilan biasa dan zakat maal. Membayar cicilan, tabungan atau investasi, dan membayar THR untuk orang yang kita pekerjakan.
"Setelah kewajiban-kewajiban itu terpenuhi, sisanya bisa diatur untuk pengeluaran hari raya seperti biaya makan, mudik, dan uang untuk salam tempel dan lain-lain," ujar Farah.
Sebisa mungkin, lanjut Farah, buatlah daftar sedetail mungkin mengenai pengeluaran apa saja yang akan dikeluarkan. Dari yang terkecil hingga yang besar sehingga Anda bisa mengatur bujet untuk masing-masing pengeluaran. Kemudian, buat prioritas untuk barang atau makanan tertentu yang memang selalu ada di hari raya.
Tejasari menambahkan, saat mengatur keuangan, ingatlah untuk menyisihkan dana di awal untuk tabungan, membayar cicilan, serta kartu kredit yang jatuh tempo. Bagi yang sudah berkeluarga umumnya memerlukan 40 persen dari penghasilan untuk pengeluaran rutin. Sedangkan yang masih sendiri, hanya memerlukan 20 persen dari penghasilannya.
Sementara untuk pengeluaran pribadi, bagi yang sudah berkeluarga bisa menggunakan 20 persen dari penghasilan, dan yang masih sendiri bisa menggunakan 40 persen dari penghasilan.
"Saat berbelanja, berikan prioritas untuk kebutuhan pakaian atau perlengkapan muslim seperti baju, mukena, sajadah, atau kebutuhan lain yang memang dibutuhkan di hari raya. Jangan tergoda untuk membeli keperluan lain supaya tidak overbudget," kata Tejasari.
Namun, jika ternyata masih kesulitan mengatur keuangan hingga akhirnya uang yang dimiliki habis, Farah menyarankan agar menggunakan dana darurat terlebih dulu. Tapi, setelah itu dana darurat harus segera diganti.
Perlu diingat, hindari berutang untuk kebutuhan Lebaran. Lebih baik memulai budgeting sehingga tidak akan kehabisan uang. Akan lebih bahaya lagi jika belum memiliki dana darurat.