Bersiap Nikmati Menu Mewah di Puncak Mount Everest

Ilustrasi Pendaki
Sumber :
  • REUTERS/Navesh Chitrakar

VIVA.co.id –Sebuah restoran rencananya akan dibuka di Mount Everest, atau di sekitar ketinggian 17.000 kaki. Mantan koki Noma dan Rene Redzepisert serta anak didiknya James Sharman akan melakukan hiking menuju Mount Everest, pada Desember ini untuk memulai usaha makanan barunya.

img_title Badai Salju Hantam Gunung Everest, Satu Pendaki Tewas dan Ratusan Dievakuasi

Restoran ini juga sebagai bagian dari seri One Star House Party, dimana ia akan memandu acara makan malam di 20 negara selama 20 bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dilansir Standard.co.uk, koki ini hanya akan membuat 15 pesanan selama 14 hari atau mulai dari 10-23 Desember. Untuk dapat merasakan sensasi makan penuh tantangan ini, para tamu nantinya akan tiba di Kathmandu, Nepal, dan mendaki gunung untuk mencapai restoran itu.

img_title Badai Salju, Sekitar 1.000 Turis Terjebak di Lereng Everest

Untuk merasakan hidangan baik makanan dan minuman yang disediakan Sharman serta pengalaman yang luar biasa ini, setiap pengunjung dikenakan biaya sekira US$1.050 atau setara Rp14 juta. Hal itu juga termasuk penginapan selama 14 hari ditambah semua peralatan yang Anda butuhkan untuk mencapai Mount Everest.

Mount Everest sendiri akan menjadi lokasi koki keempat dalam seri makan eksperimental, setelah Beijing, Ho Chi Minh, dan Bangkok.

img_title Gila! 300 Kucing Dibunuh dalam Sebulan untuk Disantap, Restoran Ini Ditutup

Sharman dan timnya belum mengungkapkan apa yang akan mereka sediakan di menu untuk para tamu,  tapi tema dari proyek ini ialah mengangkat makanan lokal dalam keadaan unik atau menantang.

Jika pengalaman makan ini berhasil, ia juga berencana untuk memasak dan melayani para tamu pada kereta melalui hamparan kebun teh di India tahun depan.

Sherpa Everest dalam penyelamat

Terjebak Badai Salju, 580 Pendaki Gunung Everest Berhasil Dievakuasi

 Ratusan pendaki, pemandu lokal, dan penggembala yak yang terjebak dalam suhu beku akibat badai saljut lebat di sisi timur Gunung Everest

img_title
VIVA.co.id
9 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut