Ini yang Harus Dilakukan saat Anak Kehilangan Sosok Ayah

Ilustrasi ibu dan anak bermain
Sumber :
  • Pixabay/ golso

VIVA.co.id – Keberadaan sosok orangtua yang lengkap bagi anak memberikan dampak yang besar dalam tumbuh kembang dan kehidupan anak. Namun pada kondisi tertentu, salah satu sosok orangtua hilang dari kehidupannya. Misalnya, karena perceraian atau ditinggal pergi untuk selama-lamanya sehingga anak kehilangan sosok ayah.

Tips Memberi Pemahaman Soal Keuangan kepada Anak

Sosok ini tentu akan sulit untuk digantikan. Namun, menurut psikolog anak Astrid WEN, ada beberapa cara yang bisa dilakukan yang dapat membantu kondisi psikologis anak yang tidak memiliki sosok ayah.

Situasi nyata

Moms, Ini Cara agar Tak Mudah Stres dan Bisa Bonding dengan Anak

Jelaskan kondisi keluarga dengan perkataan atau penjelasan yang sederhana, yang mampu dipahami oleh anak. Sebaiknya anak mengetahui faktanya bahwa ayah dan ibu berpisah, dan jelaskan apa yang akan berubah dalam hidupnya. Berbohong bahwa ayah dan ibu tetap bersama tidak disarankan karena hidup akan lebih baik dijalani dalam kebenaran.

Tidak memanjakan

7 Perilaku Gaslighting Orangtua pada Anak, Banyak yang Gak Sadar

Biasanya tidak adanya sosok ayah karena perceraian akan menimbulkan rasa bersalah pada kedua orangtua dan untuk menebus rasa bersalah tersebut, orangtua berusaha untuk tampak baik dengan cara memenuhi kemauan anak hingga sampai-sampai mengubah kebiasaan dan disiplin yang baik.

Sebaiknya orangtua dapat melihat kebiasaan-kebiasaan keluarga yang patut dipertahankan dan diterapkan kepada anak guna tumbuh kembangnya menjadi anak yang mandiri dan lebih tangguh.

Dukungan dari keluarga besar

Orangtua tunggal adalah pekerjaan yang sangat sulit. Orangtua tunggal sangat disarankan untuk mencari pertolongan dan jangan merasa lemah atau takut untuk mencari dukungan dari keluarga besar, teman, atau lingkungan terdekat.

"Ada pepatah mengatakan, ‘it takes a village to raise a kid’, ini benar. Dengan kondisi orangtua lengkap saja, kita masih membutuhkan orang lain dalam mengasuh anak kita, apalagi saat kita menjadi orangtua tunggal," ujar Anita kepada VIVA.co.id.

Bentuklah rutinitas atau regularitas sehari-hari yang bisa diprediksi oleh anak, hal ini akan membuat dirinya merasa lebih aman.

Adanya sosok laki-laki dewasa lainnya yang dihadirkan dalam hidupnya

Meski tidak ada yang dapat mengganti figur ayah kandungnya, kehadiran para pria dewasa lainnya dalam hidupnya akan membantu dia melihat seperti apa gambaran laki-laki dewasa secara umum. Ia akan mendapatkan banyak gambaran dan memilih karakter atau kepribadian yang mana akan ia contoh.

Hadirkan kakeknya, paman-pamannya, guru-guru atau mentor, atau laki-laki dewasa lainnya yang aman bagi dirinya dan keluarga. Libatkan dirinya dalam komunitas seperti lingkungan keluarga besar, komunitas agama, atau komunitas hobi yang menerimanya secara positif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya