SOROT 507

Jejak 'Indonesia' di Piala Dunia

Tim Hindia Belanda di Piala Dunia 1938
Sumber :
  • Youtube/FIFA TV

Gaya main Timnas Hindia Belanda pun disebut-sebut atraktif. Kemampuan olah bola para pemainnya juga diakui oleh media-media internasional saat itu. Hanya saja, menurut catatan The Times, karena gaya main ofensif Hindia Belanda, pertahanan menjadi sangat rapuh.

img_title FIFA Siap Suntik Dana Rp114 Triliun, Tiap Asosiasi Bisa Dapat Rp450 Miliar

Netherland East Indies (Indonesia) di Piala Dunia 1938

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Netherland East Indies (Indonesia) saat tampil di Piala Dunia 1938. (Wikimedia.org)

img_title Belum Puas Bikin Sejarah, Emil Audero Kini Bidik Mimpi Terbesar Timnas Indonesia

“Kemampuan olah bola para pemain Hindia Belanda begitu apik. Sayang, pertahanannya sangat rapuh,” begitu catatan The Times.

Karena pertahanan yang amburadul, Timnas Hindia Belanda pun diberondong enam gol tanpa balas oleh Hungaria. Sarosi dan Zsellenger yang jadi bintang Hungaria saat itu, masing-masing mencetak dua gol.

img_title Media Vietnam Soroti Rencana Timnas Indonesia Naturalisasi Hampir Selusin Pemain Baru untuk Piala Dunia 2030

Tapi, ada fakta yang baru diketahui belakangan ini. Bahwa, Timnas Hindia Belanda pernah mencetak gol. Di menit-menit awal, Isaac ternyata sempat menjebol gawang Hungaria yang dikawal Jozsef Hada. Namun, gol itu dianulir wasit.

“Ayah saya pernah bercerita ada gol yang sempat dibuatnya. Mungkin, jika gol itu disahkan, jalannya laga akan berbeda,” kata Yohannes.

Timnas Hindia Belanda memang kalah dari segi skor. Namun, ketika itu banyak yang memuji penampilan mereka, khususnya di babak kedua. Di babak kedua, Timnas Hindia Belanda sudah tertinggal empat gol. Ketika itu, yang ada di pikiran mereka hanya satu, menyerang demi cetak gol.

Hungaria sempat kewalahan menerima gempuran-gempuran para pemain Timnas Hindia Belanda. Begitu laporan yang diterima dari wartawan Belanda, CJ Goorhof, mengutip geschiedenis24.nl. Goorhof bahkan sempat berbincang dengan Sarosi usai laga. Menurut Goorhof, Sarosi memberikan pujian selangit kepada para pemain Timnas Hindia Belanda yang tampil agresif dan merepotkan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pun dengan koran-koran lokal. Sin Po bahkan menulis tajuk utama dalam laman olahraganya dengan pujian untuk skuat Timnas Hindia Belanda. “Indonesia-Hongarije 0-6, Kalah Sesoeadahnja Kasih Perlawanan Gagah”, begitu judul koran Sin Po pada edisi 7 Juni 1938.

Koran Batavia, De Java Bode, juga memberikan ulasannya terhadap pertandingan Timnas Hindia Belanda melawan Hungaria. Kebetulan, salah satu reporternya, Jan Feith, menyaksikan langsung kiprah Timnas Hindia Belanda di Prancis.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut