- ANTARA FOTO/ Reno Esnir
![]()
Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni
Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan, partainya memang tak ingin melibatkan politisi lama. "Dari set up awal sudah kelihatan bahwa partai ini benar-benar baru. Misalnya dari segi kepengurusan, enggak pernah ada yang menjadi pengurus harian partai manapun sebelumnya. Dari segi usia semua muda. Rata-rata 20 sampai 32 tahunan, ini menunjukkan kemudaan, fresh, segar," ujarnya.
Sementara Perindo mempertegas brandingnya dengan fokus pada isu kesejahteraan dengan memperbanyak program yang membantu menggerakkan ekonomi kerakyatan seperti pelaku UMKM. Melalui iklan di jaringan media miliknya, Harry Tanoesoedibjo atau HT kerap memperlihatkan adegan sedang bersama dengan nelayan, petani, juga pengusaha kecil. Secara rutin MNC, jaringan raksasa media milik HT terus memutar mars partai tersebut, membuat anak-anak menjadi fasih menyanyikan mars Perindo.
Sekjen Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, partainya tak tersegmentasi. Artinya, semua kalangan disasar. Menurutnya, hal itu dilakukan karena pemilu hari ini pemilihnya lebih independen dan masyarakat makin mengetahui informasi.
"Semua lapisan harus disentuh apakah pemilih pemula atau pemilih perempuan atau berdasarkan lintas profesi atau masyarakat perkampungan, semua kita lakukan pendekatan semaksimal mungkin agar partai ini jauh lebih dikenal dan diterima masyarakat," ujarnya.
Dari empat partai baru tersebut, hal yang belum jelas dari aspek interaksi diferensial adalah Partai Garuda. Partai yang dideklarasikan pada tanggal 16 April 2015 dan dipimpin Ahmad Ridha Sabana ini belum terlihat jelas fokusnya. Di laman resminya, Partai Garuda menyatakan memprioritaskan pemilih muda sebagai target utama. Tetapi prioritas itu tak berbanding lurus dengan penampilan, gagasan, dan pendekatan yang digunakan dengan pasar anak muda yang menjadi sasaran target mereka.Â
Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana dalam wawancaranya dengan VIVA beberapa waktu lalu mengatakan, sebenarnya partainya tak secara khusus membidik generasi milenial. Namun pada perkembangan partai ternyata banyak anak muda usia 21 hingga 25 tahun menjadi bagian dari pengurus Partai Garuda. Bagi Ahmad Ridha dan pengurus Partai Garuda lainnya, soal usia tidak menjadi pertimbangan utama, karena target mereka adalah menguasai parlemen terlebih dahulu.
"Kita ingin parlemen diisi oleh anak-anak muda yang bersih, tak punya beban hutang masa lalu, dan transparan," ujarnya.Â