SOROT 513

Siasat Hidup di Negeri Bencana

Kerusakan bangunan akibat gempa bumi di Lombok.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Ditilik dari masalah kerentanan masyarakatnya, dalam artian kesenjangan antara kemiskinan dan kecukupan, di Lombok lebih tajam ketimbang di Jawa. Hal ini menjadi persoalan tersendiri. "Logistik dan respondennya kalau di Pulau Jawa hari kesekian sudah bisa terdata. Kalau di Lombok mungkin lebih susah lagi," ujar mantan Kepala Kantor Regional Asia Timur dan Tenggara Badan PBB yang mengurusi soal Kemanusiaan (UN OCHA) ini.

img_title Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Lhokseumawe Aceh

Artinya, setiap kasus bencana maka cara penyelesaiannya berbeda-beda. Hanya saja tidak ada batasan excellent atau sempurna dalam menangani bencana. "Botton line-nya apakah sudah direspons atau belum? Tentu sudah direspons," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puji lalu membandingkan karakteristik masyarakat Jepang dan Indonesia, di mana rakyat negeri Matahari Terbit itu lebih tangguh terhadap bencana.

img_title Gempa 4,8 Magnitudo Guncang NTB, Warga Panik

"Saya perhatikan, mereka melihat bencana itu sebagai bagian dari siklus kehidupan. Setiap anak di Jepang itu diberitahu bahwa kalian tidak sedang tinggal di surga, kalian di tempat yang bisa terjadi fenomena alam karena banyak hal," jelas dia.

Dari unsur pemerintahan, Jepang mempunyai kultur melayani. Mereka sadar sebagai mesin administrasi, mesin politik yang dibuat untuk melayani masyarakat.

img_title Pemerintah Cairkan Jaminan Hidup Korban Gempa NTB Rp89,36 Miliar

Ia menyontohkan di Negeri Matahari Terbit itu jika ada jalan rusak, dikerjakan malam, dan paginya tidak ada bekas. "Kalau mereka membongkar bangunan itu dibungkus dahulu dengan plastik sehingga debunya tidak bertebaran." (umi)

Baca Juga

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Banjir hingga Gempa

Belajar dari Saudara Tua 

Santri di Ponpes Babussalam, Lombok.

Mengintip Ponpes di Lombok yang Luluh Lantak Akibat Gempa, Dulu Rata dengan Tanah Kini Dipenuhi Tawa Santri

Di antara gemuruh gempa bumi besar yang mengguncang Lombok pada 2018 silam, Pondok Pesantren Babussalam di Kabupaten Lombok Utara, nyaris rata dengan tanah saat itu.

img_title
VIVA.co.id
8 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut