SOROT 531

Bumerang Selebgram

Gelar perkara kasus kosmetik endorse artis di Surabaya, Jawa Timur
Sumber :
  • VIVA/Nur Faishal

Melalui manajernya, Cak Rul, Nella mengakui memang mempromosikan kosmetik Derma Skin Care yang ramai belakangan. Namun Nella membantah tarif endorse yang diberitakan. Nilainya tak sebesar yang diberitakan. Cakrul mengungkapkan, Nella mempromosikan Derma Skin Care dengan niat membantu teman sehingga dia tak memasang tarif yang setinggi langit. Nella disebutnya memang beberapa kali menerima jasa endorse produk, namun tak terbilang sering.

img_title Emil Dardak Terima Unek-unek Netizen se-Jawa Timur

"Sebenarnya yang sering itu kenalan, terus minta bantu promosikan, berawal berasaskan teman. Jadi enggak ada lah nilai komersial sekian juta itu. Yang sekian juta per minggu gitu, enggak lah," ujar Cakrul dihubungi VIVA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Via Vallen Garap Lagu untuk Kampanye Pilgub Jatim

img_title Elon Musk Plin-plan

Penyanyi dangdut Via Vallen

Sedangkan Via Vallen masih irit bicara soal kasus yang menyeretnya. Saat kabar kosmetik ilegal ini ramai di Tanah Air, Via Vallen sedang menunaikan ibadah umrah. Dia pun berkomentar menanggapi postingan penggemarnya di Instagram.

img_title Jiera Ajak Influencer Tingkatkan Keberanian Lawan Pelecehan Seksual

Penyanyi yang kian melejit lewat lagu 'Sayang' itu hanya bisa bersabar menghadapi kasus ini.

"Udah nikmatin saja, Allah nggak akan ngasih ujian di luar batas kemampuan manusia, jadi seloww saja," tulisnya di akun Instagram.

Sikap santai juga muncul dari Nella. Cakrul mengatakan, artis asuhannya itu tak panik atau merasa takut dengan kejadian itu. Sebab Nella meyakini, dalam kasus ini, dia bukan penipu.

Sasar Milenial

Bisnis promosi atau endorse produk makin populer belakangan ini, seiring dengan maraknya penggunaan media sosial dan platform digital. Profesi endorser muncul sebagai wujud pengaruh media sosial untuk menggaet pelanggan. Umumnya endorser dipakai perusahaan atau entitas bisnis untuk menyasar target kaum milenial.

Media sosial dan bisnis endorse ini telah melahirkan pesohor baru yang bukan artis besar atau lahir dari layar kaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat media sosial Nukman Luthfie mengatakan, endorse dengan media sosial merupakan cara yang efektif untuk menggaet target kaum milenial. Menurutnya, kekuatan media sosial bisa mengambil dari gaya hidup kaum milenial.

"Anak-anak milenial itu kan sekarang sudah jarang baca koran, jarang baca majalah. Nonton televisi makin jarang, dengar radio makin jarang, tapi aktivitas media sosialnya bisa tiga jam lebih dalam sehari," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut