Kontroversi Vaksin

Sorot 532 Life and Showbiz
Sorot 532 Life and Showbiz
Sumber :
  • VIVA

VIVA – Kementerian Kesehatan pada Juli 2018 lalu mengumumkan memulai kampanye imunisasi measles (campak) dan rubella (MR) fase II dimulai Agustus. Sebelumnya fase I telah berlangsung pada Agustus-September tahun 2017 di Pulau Jawa. Bedanya, imunisasi MR kali ini dilakukan di luar Pulau Jawa.

Dengan target sebanyak 31.963.154 juta bayi berusia 9 bulan hingga anak berusia 15 tahun, imunisasi MR fase II dilakukan di 28 provinsi, 395 kabupaten, 6.369 puskesmas yang tersebar di 52.482 desa dan kelurahan di Indonesia, kecuali Pulau Jawa. Tujuan kampanye ini untuk mengeliminasi penyakit campak dan rubella di Tanah Air yang jumlahnya terhitung masih banyak.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2015 silam, Indonesia termasuk 10 negara dengan jumlah kasus campak terbesar di dunia. Bahkan Kemenkes mencatat kasus campak dan rubella secara nasional, jumlahnya masih banyak dalam periode lima tahun terakhir.

Total kasus penderita campak dan rubella yang tercatat antara tahun 2014-Juli 2018 sebanyak 57.056 kasus, dengan 8.964 positif campak dan 5.737 positif rubella. Bahkan lebih dari tiga per empat dari total kasus diderita oleh anak dengan usia di bawah 15 tahun, rinciannya 89 kasus campak dan 77 persen kasus rubella.

Karena itu, demi memangkas jumlah kasus dan memutus penularan virus campak dan rubella, pemerintah menyediakan 4,3 juta dosis vaksin MR yang diproduksi dan diimpor dari Serum Institute of India (SII) pada tahun ini. Dipilihnya vaksin MR dari SII lantaran sudah memenuhi syarat keamanan, kualitas dan keampuhan produk sesuai dengan standar WHO.

Vaksin Campak dan Rubella (MR).

Vaksin Campak dan Rubela