- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
"Bangsa ini terus bergerak maju. Harapannya siapapun yang terpilih, tulisan dari alumni UI bisa jadi masukan bagi lima tahun kepemimpinan nanti. Caranya adalah dengan mendukung konsep demokrasi yang berkualitas, mendukung KPU, mendukung Bawaslu, pengamat bahkan mendukung media. Media harus dilibatkan dalam sebuah konsep, karena media yang memberikan penerangan kepada seluruh masyarakat untuk ke satu tujuan demokrasi berkualitas indonesia naik kelas," tutur Arief menjelaskan.
Ketegasan sebagai organisasi alumni yang netral juga disampaikan Keluarga Alumni Gajah Mada atau Kagama. Paripurna Poerwoko Sugarda, Ketua II Pengurus Pusat Kagama yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor UGM Bidang Kerjasama dan Alumni menanggapi positif aksi saling dukung yang dilakukan alumni UGM. "Sejak awal sikap Kagama netral. Tapi kalau pakai nama sebagai alumni UGM ya bebas saja," ujarnya.
Ia memastikan, aksi dukung mendukung itu tak memberi dampak negatif pada organisasi. Kagama tetap solid dan netral, dan mengizinkan organisasi resmi itu digunakan sebagai kendaraan politik.
Dari kampus Universitas Trisakti, sikap netral menghadapi pemilu juga digaungkan. Ikatan Alumni Universitas Trisakti atau IKA USAKTI menegaskan sikap netral tersebut. Sekjend IKA USAKTI Achmad Kurniawan bahkan mengingatkan kenetralan itu diatur UU. Ikatan alumni masih menjadi bagian dari perguruan tinggi, dan perguruan tinggi adalah lembaga pendidikan yang wajib menjaga netralitas dalam menghadapi pemilihan umum.Â
Achmad mengakui, deklarasi dukung mendukung yang dilakukan oleh alumni membuat rencana mereka menggelar Reuni Akbar sedikit terganggu. Sebab banyak pihak yang akhirnya mencurigai, reuni yang sebenarnya sudah direncanakan jauh-jauh hari itu akan menjadi aksi deklarasi. "Masing-masing curiga. Pendukung 01 curiga ini akan jadi deklarasi dukung 02, begitu juga sebaliknya," ujarnya menjelaskan.
Tapi Achmad memastikan itu tak akan terjadi. Ia memastikan, siapapun pemenang pilpres nanti, maka IKA USAKTI akan tetap memberikan masukan demi kemajuan bangsa. Seluruh alumni Universitas Trisakti yang telah menjadi pakar di berbagai bidang kerap mengadakan diskusi. Hasil diskusi akan dijadikan catatan untuk diberikan pada pemerintah mendatang.
Tak Berdampak Signifikan