- ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
![]()
Cawapres Sandiaga Uno bersama relawan Roemah Djoeang
Saat ini Tino sedang mengupayakan membentuk koordinator di 100 ribu dari total TPS di seluruh Indonesia. Ia juga berinisiatif mengelola relawan secara profesional. Banyak simpul-simpul profesional dan diberkati dengan kemajuan teknologi seperti media sosial. "Kami lebih bergerak bebas. Kami juga berjuang dengan cara kami. Kami mempunyai satu teknik yang kami yakini signifikan. Karena cara kami sudah terbukti dalam Pilkada DKI kemarin," ungkap Tino.
"Jadi pendataan secara online. Dan, kami punya aplikasi berbasis web sendiri. Bisa menambah pertumbuhan relawan yang signifikan. Jadi relawan mendaftar mandiri. Cukup efektif. Kami terus menyempurnakan sistem kerja. Kami meyakini bisa cukup efektif untuk memenangkan Pilpres".
Tino kembali menegaskan bahwa Roemah Djoeang bergerak secara mandiri. Ia tidak mengenal istilah ongkos pengganti sehingga berupaya betul mengembangkan spirit kerelawanan. "Dalam definisi kami, menyumbangkan sesuatu sesuai kemampuan. Entah itu sumbang uang ataupun doa."
Garda Depan
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Garda Maharsi mengatakan, seperti Pilpres 2014, tahun ini memang diramaikan dengan banyaknya relawan yang terlibat. Ia melihat, kalau di TKN relawan merupakan komponen yang sangat penting. Sebab, kerja relawan itu tersinkron lewat kerja-kerja yang sifatnya teritorial.
Artinya, pendekatannya teritorial maka sejauh bisa diakses sama partai, lewat struktur partai sampai bawah, dijalankan. Tapi di luar itu, relawan mengambil ruang yang paling luas. "Jadi kalau untuk urusan door to door itu banyak kami temui relawan berada di pusat-pusat keramaian masyarakat. Mereka jadi juru terang," kata Garda kepada VIVAÂ Rabu, 21 Maret 2019.
Ia menuturkan, yang dimaksud juru terang di sini adalah menjelaskan pencapaian Joko Widodo sebagai presiden selama lima tahun pertama. Kemudian, memberikan cahaya terang dari kegelapan hoax atau berita maupun informasi yang salah, misinformasi, mispersepsi seputar Jokowi.
Garda mengatakan, ada sekitar tiga ribu kelompok relawan yang mendukung paslon 01. Bahkan, klaim dia, jika sampai ke daerah-daerah, jumlah relawannya bisa menembus angka tiga juta orang. Dari relawan sebanyak itu, lanjut Garda, ada yang kelompok baru yang bergabung sampai relawan yang dahulu pada Pilpres 2014 mendukung paslon Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.