SOROT 550

Tumbal Pemilu Serentak

sorot kpps meninggal dunia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Panjangnya proses juga diakui Ketua KPU Sumatera Selatan Kelly Marian. Saat ini proses rekapitulasi suara di tingkat PPK Sumatera Selatan sedang berjalan. Kelly memastikan telah mengimbau KPU Kabupaten/kota untuk memberikan waktu bagi petugas untuk beristirahat. Karena menurutnya saat ini banyak petugas yang jatuh sakit.

img_title Blak-blakan Eks Caleg PDIP dari Kalimantan Barat Usai Diperiksa KPK Kasus Harun Masiku

"Kami mengimbau untuk rekapitulasi sekarang di tingkat PPK sebenarnya bisa beristirahat, bukan berarti 24 jam full.  Mereka bisa beristirahat. Stop dulu plenonya, besok disambung lagi. Itu bisa," ujar Kelly.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ujar Kelly, KPU Sumatera Selatan juga telah meminta gubernur untuk mengimbau dinas kesehatan, bupati dan wali kota agar menerjunkan tim medis di setiap PPK.

img_title Pemilu 2024 Lebih Teduh Dibanding 2019

"Proses rekap di PPK dimulai 19 April sampai 4 Mei diperpanjang sampai 12 Mei dan itu perlu waktu yang panjang, mungkin capek, kelelahan sehingga bisa diantisipasi jika ada tim medis," katanya.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi dari SDM Polri dan memberikan arahan agar anggota Polri yang melaksanakan tugas pengamanan di PPK saat ini maupun nanti mengawal logistik pemilu ke KPUD tingkat Kabupaten shiftnya secara bergantian diatur waktunya.

img_title AROPI: Dibanding Musim Pemilu 2019, Tingkat Kepercayaan Terhadap Lembaga Survei Naik 7,6%

"Kemudian waktu istirahatnya diperhatikan. Dari seluruh biddokes yang ada di polda-polda untuk memberikan tambahan asupan vitamin dalam rangka menjaga stamina anggota. Tentunya dicek kesehatan di kontrol setiap saat," ujarnya kepada VIVA.

sorot polisi meninggal dunia pemilu 2019Personel Polri yang meninggal dalam Pemilu 2019

Dedi mengatakan, saat ini Polri mengerahkan 271.880 anggota untuk mengamankan 813 ribu TPS dari Aceh sampai Papua. Ia mengakui, Pemilu tahun ini memiliki durasi waktu yang lama dibanding Pemilu 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulai dari persiapan berangkat, melaksanakan pengamanan di TPS kemudian juga mengamankan penghitungan suara, pengamanan dan pengawalan surat suara. Jauh berbeda dibandingkan tahun 2014 lalu, di mana sebagian besar sudah selesai di sore hari, sehingga malam hari tidak ada lagi penghitungan lagi.

"Malam hari tinggal mengamankan surat suara dikirim ke PPK. Kalau 2019 ini bisa sampai sekian lama. Penghitungan bisa delapan jam atau bisa sampai pagi hari baru selesai. Lalu cek lagi kelengkapan seluruh surat suara siap baru dikawal lagi ke PPK. Sebagian besar kelelahan," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut