- VIVA / Agus Rahmat
![]()
Jokowi dan Maruf Amin di Kampung Deret, Jakarta
Mereka asyik bersenda gurau hingga curhat ke Jokowi yang berada persis di samping mereka. Tak jarang Jokowi melayani permintaan emak-emak yang minta foto bareng Presiden. Jokowi sesekali mengajak diskusi warga, mengenai Kampung Deret yang pernah bangun semasa jadi Gubernur DKI lima tahun silam.
Tak berapa lama, cawapres KH Ma’ruf Amin tiba di lokasi. Sama seperti Jokowi, mantan Rais Aam PBNU itu juga mendapat sambutan riuh. Sebagai politisi yang juga ulama besar, warga khusyuk menyalami Kiai Ma’ruf, sembari berharap ‘ngalap barokah’.
Dipilihnya Kampung Deret karena punya sejarah bagi Jokowi. Tak hanya daerah ini menjadi basis suara Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019, Kampung Deret juga merupakan salah satu dari proyek ‘masterpiece’ Jokowi saat masih menjabat Gubernur DKI periode 2012-2017.
Kampung Deret adalah salah satu program besar yang dijanjikan Jokowi, kala maju di Pilgub DKI pada 2012 lalu. Yakni, program menata permukiman warga yang berada di pinggiran. Saat itu ada 350 kampung di Jakarta yang akan dijadikan Kampung Deret.
Sayang, hanya beberapa tempat saja yang sukses direalisasikan Jokowi menjadi Kampung Deret. Setelah terpilih menjadi Presiden, suksesornya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak melanjutkan program ini, dan cenderung memindahkan orang-orang pinggiran di Ibu Kota ke apartemen.
Di periode kedua ini, Jokowi berjanji akan melanjutkan pembangunan Kampung Deret di Ibu Kota Jakarta. Membenahi kampung kumuh di Ibu Kota, seperti janjinya kala menjadi Gubernur DKI Jakarta tahun 2012 silam.
"Tadi bisik-bisik masyarakat, 'pak dilanjutkan pak ini pembangunannya', dan sudah saya sanggupi. Nanti saya mau izin dulu ke gubernur (Anies Baswedan)," kata Jokowi disambut amin oleh warga yang terlihat senang.
Kemenangan Rakyat
Di luar itu, Jokowi yang didampingi cawapresnya KH Ma’ruf Amin menyampaikan pidato kemenangannya di tengah warga Kampung Deret. Jokowi mengatakan, setelah resmi terpilih, dia berjanji tidak ada lagi perbedaan kelompok 01 atau 02. Dia berjanji, membangun Indonesia untuk seluruh rakyat.
"Setelah dilantik di bulan Oktober nanti kami adalah presiden dan wakil presiden seluruh rakyat Indonesia, kami adalah pemimpin dan pengayom dari 100 persen rakyat Indonesia," kata Jokowi. Ia berharap, seluruh rakyat Indonesia untuk tetap bersatu padu.