SOROT 554

Menyambut Presiden Terpilih

Joko Widodo di Kampung Deret, Jakarta
Sumber :
  • VIVA / Agus Rahmat

Di tengah kegentingan polarisasi massa pendukung Pilpres 2019, muncul desakan dari sejumlah tokoh bangsa agar dua capres, Jokowi dan Prabowo segera bertemu untuk menenangkan situasi. Kendati, keduanya sudah merespon kerusuhan yang terjadi, tapi pertemuan kedua tokoh ini sangat dinantikan.

img_title Pemilu yang Panjang dan Lama

Capres 01, Jokowi mengaku telah berinisiatif sejak awal untuk bertemu dengan rivalnya di Pilpres 2019, Prabowo Subianto.  Bahkan, Jokowi menyebut inisiatif untuk bertemu Prabowo muncul setelah pemungutan suara Pilpres 2019 17 April lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah saya sampaikan, saya sudah berinisiatif sejak awal setelah coblosan," kata Jokowi dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.

img_title Profil Eva Stevany Rataba, Anggota DPR Masuk Desil 4 Penerima Bansos Hartanya Capai Rp16 Miliar

Jokowi mengatakan, selesai pencoblosan 17 April lalu, sudah mengutus orang kepercayaannya untuk berkomunikasi dengan Prabowo. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga saat ini. "Tapi memang keliatannya belum ketemu," kata dia.

Ketua MPR Zulkifli Hasan bertemu dengan Jokowi di Istana Bogor.

img_title KPK Bongkar Aliran Mobil Mercedes-Benz ke Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy, Siapa Pemberinya?

Presiden Jokowi bertemu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

Selain soal pertemuannya dengan Prabowo, Jokowi diketahui bertemu dengan sejumlah tokoh politik pendukung Prabowo-Sandiaga, seperti Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, adalah untuk mendinginkan suasana. Karena panasnya suasana pilpres terlihat semenjak kerusuhan 21-23 Mei lalu.

"Ya kan dilihat baik oleh masyarakat, akan dilihat baik oleh rakyat, mendinginkan suasana, bahwa di elite-elite politik baik-baik saja, enggak ada masalah, saya kira paling penting itu," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 24 Mei 2019.

Menurutnya, para elite perlu memberi contoh bahwa mereka berkompetisi secara sehat. Tidak sampai bermusuhan. Dengan begitu, maka rakyat juga akan melihat itu dan bisa mendinginkan suasana. "Kalau elitenya rukun, baik-baik saja, di bawah juga kan dingin, akan sejuk," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Prabowo, diketahui baru-baru ini bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pertemuan dilakukan pada Kamis kemarin 23 Mei 2019. Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Wapres Jusuf Kalla, merupakan bagian dari komunikasi politik.

Ia menambahkan, Prabowo juga menyampaikan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan langkah yang akan ditempuh sesuai dengan undang-undang, koridor, dan tahapan konstitusi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut