- VIVA/Shalli Syartiqa
Tradisi ondel ondel, menurut sejarawan JJ Rizal, memang mengamen. Konsepnya adalah sebagai alat tolak bala. Mereka "menjual" jasa pengamanan spiritual. Warga dan kampung yang didatangi arak-arakan ondel ondel justru merasa diuntungkan karena diamankan dari bahaya. Lantaran itu mereka membalasnya dengan nyawer.
Ondel ondel, menurut Rizal, merupakan suatu kebudayaan Betawi pra agama-agama besar dan kolonialisme datang. Warisan masa agraris Betawi ini bertahan dari yang semula sederhana bentuknya, dengan bahan sisa bertani serta panen, lalu menerima aneka pengaruh sampai menjadi seperti saat ini.
Rizal mengungkapkan, ondel-ondel dipengaruhi oleh kebudayaan Tiongkok. Dalam tradisi di sana, ketika seseorang meninggal, keluarga mengiringi jenazah bersama boneka raksasa.
Boneka raksasa itu diletakkan di depan para pengiring bernama Kaioshin. Orang-orang Betawi kemudian mengadopsi cara berpakaian boneka yang penuh warna ke dalam kesenian ondel ondel.
![]()
Sejarawan JJ Rizal
Berdasarkan laman kemendikbud.go.id, warna yang dominan pada ondel-ondel yaitu merah, hitam, dan putih. Warna merah pada ondel-ondel pria berarti marah. Hal itu lantaran fungsinya untuk menakut-nakuti setan atau roh-roh jahat. Sementara itu, warna putih pada ondel ondel perempuan menggambarkan sifat keibuan yang lembut.
Bagian kepala ondel ondel dibuat dari topeng, sedangkan rambutnya terbuat dari ijuk. Ondel ondel memiliki tinggi sekitar dua meter, dengan diameter sekitar 80 sentimeter.
Asal mula istilah ondel ondel tidak diketahui secara pasti. Konon, ondel ondel sudah ada sebelum Islam menyebar di Pulau Jawa. Dalam sebuah buku, W. Scot, seorang pedagang asal Inggris mencatat jenis boneka seperti ondel ondel sudah ada pada 1605.
Namun, lantaran perbedaan kultur dan budaya, Scot melihat tradisi Betawi hal yang asing. Alhasil, bentuk penyampaiannya hanya berupa gambaran secara kasat mata.
Sarana Hiburan
Seiring perkembangan zaman, ondel ondel yang semula berfungsi sebagai penolak bala, kini menjadi pertunjukan rakyat yang menghibur. Ondel ondel kerap menyemarakkan pesta rakyat dan berbagai acara lainnya.
Saat ini, Ketua Umum Sikumbang Tenabang, Ronny Sikumbang mengungkapkan, telah terjadi pergeseran makna kehadiran ondel ondel. Dulu ondel ondel sebagai sarana untuk mengusir setan-setan kecil yang ada di kampung-kampung, kini menjadi sarana hiburan semata.