SOROT 565

Listrik Ngadat Bikin Sekarat

Pekerja melakukan pemeriksaan konduktor Sutet di Arcamanik, Bandung, Jawa Barat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

VIVA – Pantulan cahaya biru di atas kotak kaca persegi panjang menghiasi belasan kios ikan hias. Gemercik air menjadi wahana bermain ratusan ikan hias di dalam aquarium berkonsep aquascape.  Pandangan teduh itu memancing para pencinta ikan hias mendatangi Pusat Penjualan Ikan Hias yang berlokasi di Jalan Raden Intan, Duren Sawit, Jakarta Timur ini.

img_title Ahli Hukum: PLN Wajib Beri Kompensasi Akibat 'Blackout' Sumatera

Situasi ini berbeda dengan kondisi saat Perusahaan Listrik Negara atau PT PLN (persero) yang tanpa pemberitahuan berhenti mengaliri listrik kepada pelanggannya selama lebih dari tujuh jam pada Minggu 4 Agustus 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yopi, salah satu penjual ikan di pusat penjualan ikan hias itu mengatakan, situasi hari ini jauh lebih baik jika dibandingkan pada Minggu, 4 Agustus 2019 lalu. Pria asal Sukabumi yang sudah berjualan ikan hias sejak 2004 itu mengaku, pemadaman lampu atau yang dikenal dengan istilah blackout kemarin sangat berdampak bagi dirinya dan teman-teman seprofesi lainnya. 

img_title Listrik Bandara Ngurah Rai Padam, Pengelola Telusuri Penyebabnya

Kampung ikan hias di Palembang.Penjual ikan hias dirugikan akibat listrik mati

Menurut Yopi, kiosnya mengalami pemadaman listrik lebih dari enam jam, yaitu sejak pukul 11.48 WIB hingga 18.30 WIB. Belum lagi di sebagian wilayah Jabobetabek listrik padam lebih dari delapan jam.  "Bisa dibayangin itu, itu mati lampu terlama yang pernah saya alami selama saya jualan ikan hias kayanya," kata Yopi kepada VIVAnews, Kamis, 8 Agustus 2019.

img_title Peringati Hari Lingkungan Hidup, Besok Malam Jakarta Bakal Gelap Selama Satu Jam

Insiden pemadaman listrik itu berdampak pada matinya puluhan ikan hias yang dijualnya. "Ada lah 20 (ekor) an yang mati. Yang paling banyak Koi. Kalau dihitung jutaan juga itu kan kita ruginya," ujarnya menambahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap, insiden pemadaman listrik seperti kemarin tidak terjadi lagi di masa mendatang. Terlebih lagi. "Jualan ikan hias kan enggak setiap hari juga yang beli kan. Dan yang namanya ikan itu pasti sangat tergantung dengan listrik. Kalau enggak ada listrik atau listriknya mati, waduh, bisa gawat kita."

Hal senada disampaikan Yudhi Setiawan. Warga Matraman Jaya yang berjualan minuman dingin yang dipasok untuk pedagang pasar Tanah Abang juga merasakan dampak ekonomi yang cukup hebat dari kejadian padamnya listrik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut