SOROT 570

Audisi Penuh Eksploitasi?

Peserta Audisi PB Djarum
Sumber :
  • PB Djarum

VIVA – Polemik soal audisi bulutangkis yang terjadi antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI akhirnya menemui titik temu. Keputusan yang dianggap terbaik untuk kedua pihak berhasil disepakati.

img_title Dua Atlet Pengungsi Bakal Tampil di Asian Games 2026, Bawa Nama Khusus

Inisiasi untuk menghentikan polemik antara KPAI dan PB Djarum soal eksploitasi anak dalam proses audisi bulutangkis dilakukan Menpora Imam Nahrawi. Tak ingin kisruh berpanjangan, Imam memutuskan mempertemukan KPAI dan PB Djarum. Kamis, 12 September 2019, Menpora mempertemukan Ketua KPAI Susanto dan Lius Pongoh sebagai perwakilan dari PB Djarum, dan Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan Menpora, KPAI, PB Djarum dan Sekjen PBSI.Pertemuan antara PB Djarum, KPAI, dan Sekjen PBSI di Kemenpora

img_title KPAI: Anak Korban Bencana di NTT Berhak Mendapatkan Perlindungan Khusus

KPAI sebelumnya melarang penyelenggaraan kegiatan yang kental dengan branding Djarum karena ini sejatinya merupakan soft marketing atau soft promotion untuk mengenalkan anak dengan brand image zat adiktif rokok. "Padahal dalam PP 109 tahun 2012 tegas menyatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan termasuk bulutangkis meskipun dari dana CSR tetap dilarang menampilkan merek logo dan brand image rokok," kata Ketua KPAI, Susanto.

Menurut Susanto, jika penyelenggaraannya tidak melanggar hak anak atas perlindungan dari keterpaparan branding zat adiktif rokok, maka bisa dilanjutkan dan didukung. 

img_title 120 Pemain Ramaikan Padel Fifer Cup 2026, Bangun Koneksi Lewat Olahraga

Kritik KPAI langsung ditanggapi keras PB Djarum. Sekolah bulutangkis terbesar itu memutuskan akan menghentikan audisi yang sedang berjalan. Melalui akun Twitter dan konferensi pers pengumuman penghentian itu disampaikan.

"INI TAHUN TERAKHIR AUDISI UMUM, DJARUM PAMIT!" cuit akun resmi Twitter @PBDjarum, pada Sabtu, 7 September 2019. Melalui kicauan tersebut, PB Djarum juga menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak yang pernah terlibat atas dukungannya untuk para atlet muda Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terima kasih kepada peserta, orangtua, pelatih, klub, PBSI, dan segenap media yang telah bersama sejak 2006 hingga detik ini, demi mendukung atlet muda kita mewujudkan cita-citanya mengharumkan Indonesia di pentas dunia," demikian tertulis di akun Twitternya.

Keputusan PD Djarum menimbulkan kegaduhan. Publik meradang. Sudah sejak lama PB Djarum dikenal sebagai kawah candradimuka untuk pembinaan atlet bulutangkis. Belasan atlet berprestasi dunia lahir dari binaan mereka. Beasiswa dan kesempatan yang diberikan untuk terus mencetak juara dunia bulutangkis sudah tertanam baik di benak publik. Itu sebabnya ketika keputusan berhenti disampaikan, publik langsung bereaksi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut