SOROT 585

Pengamat Ekonomi Digital: Agar Tak Rontok, Mulai Efisiensi

Pengamat Ekonomi Digital Heru Sutadi
Sumber :
  • VIVA/Istimewa

Agar tidak rontok, ya mulai efisiensi. Ekosistem dijaga. Penggojek misalnya diperlakukan manusiawi. Penjual produk e-commerce dientertain, jangan ambil untung terlalu banyak aplikator. Penjual makanan online diberikan edukasi membuat makanan enak, pengiriman makanan yang baik, kemasan menarik, dan sebagainya.

img_title BI Ungkap Fungsi KKI, Bukan Sekadar Kartu Kredit untuk Belanja Masyarakat

Bagaimana Anda melihat peluang dan prospek ekonomi digital tahun depan?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prospeknya tentu akan lebih besar. Namun sekali lagi, kita jangan melihat ekonomi digital dari berapa unicorn atau decacorn, bahkan mau hectocorn. Ekonomi digital hendaknya dilihat bagaimana rakyat bisa berpartisipasi dalam perubahan ekonomi dunia yang mengglobal, dan perkembangan ekonomi digital Indonesia harus dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Caranya, harus ada leadership dari pemimpin bangsa, pejabat. Kemudian ada perhatian agar UMKM bergerak dan menghasilkan produk yang bisa dijual senasional dan bahkan ke luar negeri.

img_title Tarif Potongan Ojek Online Kini 8 Persen, Driver Mengaku Pendapatan Tak Berubah
UKM/UMKM go digital.

Ekonomi Digital Ubah Cara UMKM Cari Pembeli, Reputasi Online Kini Jadi Penentu Penjualan

Ekonomi digital mengubah persaingan UMKM. Ulasan konsumen, reputasi online, dan konten media sosial kini berperan dalam meningkatkan kepercayaan dan penjualan.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut