- ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan
Selain itu, ia mengusulkan agar dibentuk sebuah sistem kerja sama wistle blower antara penyelenggara pemilu dan KPK dalam rangka memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap proses pemilu mendatang. Hal ini karena faktor bentangan geografis Indonesia yang sangat luas dan jangkauan KPU dan Bawaslu yang cukup jauh untuk melakukan pengawasan seluruh Indonesia.
"Saya mengusulkan mereka bekerja sama dengan KPK membangun wistle blower system. Jadi ini konsep saling mengawasi diantara lembaga penyelenggara pemilu itu sendiri. Kalau ada potensi atau dugaan penyelenggara pemilu akan melakukan main mata dengan penyelenggara pemilu lainnya, atau dengan peserta pemilu, maka ada mekanisme untuk lapor ke atas atau lapor ke penegak hukum,” ujarnya menjelaskan.
Menurut dia, itu dilakukan guna memperkuat kontrol sesama atau antarpenyelenggara pemilu agar tak jatuh ke lubang yang sama.