SOROT 307

Subsidi BBM, Indonesia Tidak Sendiri

bbm belanda sorot
Sumber :
  • Reuters/Koen van Weel

Dua tahun sebelumnya, Malaysia juga melakukan pemotongan subsidi BBM.
Anggaran subsidi dikurangi 20 sen, atau sekitar Rp700 per liter untuk premium dan jenis diesel, sehingga harga masing-masing menjadi Rp2.100 dan Rp2.700 per liter.

img_title BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Penanganan Bencana

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak mengatakan, pemotongan subsidi akan menghasilkan penghematan senilai 3,3 miliar ringgit, atau Rp11,2 triliun dalam setahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 2012 lalu, Malaysia menghabiskan anggaran sebesar 24 miliar untuk subsidi BBM. Inilah yang dituding menjadi penyebab membengkaknya defisit anggaran.

Kendalikan Subsidi

img_title Tok! DPR Setujui Penjualan Kapal Eks KRI Ki Hajar Dewantara

Lalu, bagaimana dengan negara yang sukses memangkas anggaran subsidi BBMnya? Belanda salah satunya. Menghadapi krisis BBM pada 1972, Belanda kemudian memilih solusi alternatif mengembangkan moda transportasi sepeda.

Pemerintah Belanda lalu memprioritaskan pengembangan sepeda dengan memberi subsidi di berbagai kebijakan persepedaan nasional.  Selain itu, Belanda juga membangun infrastruktur khusus untuk pemakai sepeda.

img_title 51 Persen Realisasi KUR 2026 Cair ke UMKM Perempuan

Parkir sepeda berderetan di stasiun kereta api, museum dan taman nasional. Infrastruktur besar jalur sepeda, jalur terowongan dan sinyal lalu lintas membuat akses bersepeda lebih mudah di negara ini.

Pemerintah Belanda, mematok harga BBM sekitar US$9,63 per gallon, atau setara dengan Rp30.472 per liter. Mahalnya BBM, membuat Negeri Kincir Angin itu memiliki populasi pesepeda terbanyak di dunia.

Sementara itu, Turki menerapkan cara lain. Negara ini mematok harga BBM di dalam negeri menjadi yang paling mahal di dunia, yakni sebesar US$9,89 per gallon, atau setara Rp31.295 per liternya.

Angka itu menjadi cukup tinggi, karena pendapatan rata-rata warganya adalah US$30 per hari.

Awalnya, salah satu ekonomi terkemuka di timur Eropa itu mengalami masalah pajak yang sangat berat, yakni sekitar 40 persen penduduknya bekerja di sektor informal dan tidak membayar pajak. Hanya empat persen penduduknya yang patuh membayar pajak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Negara ini kemudian meningkatkan basis pendapatannya melalui pajak konsumsi, seperti pajak BBM. Turki memilih langkah ini, karena relatif mudah untuk diterapkan.

Pemerintah Turki berhasil mendapatkan keuntungan yang besar dari penerimaan pajak BBM itu. Dana yang cukup besar itu digunakan sebagai modal pembangunan negaranya. (dari berbagai sumber/asp)

Para pemain Real Madrid Merayakan Gol saat Melawan Espanyol

Prediksi Real Madrid Vs Inter Milan di Liga Champions: Badai Cedera Bisa Jadi Petaka Los Blancos

Prediksi Real Madrid vs Inter Milan di Liga Champions 2026/2027. Madrid punya rekor bagus, tetapi Inter datang dengan tren positif dan berpotensi mencuri hasil.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut