- ANTARA/Hafidz Mubarak A.
"Istilahnya, ibarat seorang bapak buat anak-anaknya, saya harus berikan support kepada para pemain biar tetap semangat menjalani persiapan," kata Umuh.
"Saya sampaikan ke mereka, pemain, pelatih, dan semuanya yang ada di tim untuk tetap fokus dan tegar menghadapi situasi yang terjadi sekarang," sambung pria berusia 66 tahun, yang menjadi manajer Persib sejak 2009 tersebut.
Skuad Persib dibayangi ketakutan bakal terkena imbas dari pembekuan PSSI oleh Kemenpora. Sebab, bukan tidak mungkin otoritas tertinggi sepakbola dunia, FIFA, bakal menjatuhkan sanksi kepada Indonesia, karena pemerintah dinilai campur tangan.
Pasalnya, sanksi itu bisa berdampak pada keikutsertaan Persib yang bersama Persipura Jayapura berjuang mewakili Indonesia di AFC Cup 2015. Karena itu, Umuh merasa saat ini merupakan momentum di mana dia mesti turun langsung dan menenangkan tim.
"Pemain harus fokus ke tanggal 29 April nanti. Pertandingan di Maladewa sangat penting. Tak hanya buat Persib, sebab kami juga mengusung nama baik bangsa dan negara," ungkap Umuh.
Sedangkan pelatih Djadjang Nurdjaman mengungkapkan, pihaknya memerlukan kepastian soal jadwal pertandingan berikutnya melawan Sriwijaya FC. Sebab, hal itu erat kaitannya dengan persiapan dan jadwal penerbangan Persib.
"Sebelum berangkat ke Maladewa (Sabtu 25 April 2015), saya harapkan sudah ada kepastian dan jaminan soal jadwal pertandingan di Liga. Kami merasa belum ada kepastian dan terkesan tidak jelas setelah keputusan itu (pembekuan PSSI)," ungkap Djanur, Kamis 23 April 2015.
"Jika memang main tanggal 3 Mei, kita mungkin akan langsung ke Palembang setelah bermain di Maladewa. Sebaliknya kalau jadwal itu berubah, tentunya kami juga harus pulang dulu ke Bandung. Semoga ada kabar baik dan kepastian," sambungnya.
Tuntutan Persib soal kepastian jadwal di kompetisi domestik ini cukup beralasan. Sebab, para pemain Maung Bandung membutuhkan rasa tenang. "Agar kita, terutama pemain, lebih tenang saja menjalani agenda pertandingan," jelasnya.
Sejauh ini kata Djanur, tim berpegang teguh pada arahan manajemen klub yang meminta seluruh anggota tim tetap fokus dan konsentrasi melakukan persiapan. "Memang agak membingungkan, tapi ini situasi yang harus kita hadapi. Kita semua tetap komitmen sesuai arahan dari manajemen, fokus dan konsentrasi melakukan persiapan," tuturnya.