SOROT 389

Meringankan dengan Ambulans

Si Bulan, ambulans gratis milik komunitas Zona Bombong. Foto: VIVA.co.id/Purna Karyanto Musafirian
Sumber :
  • VIVA.co.id/Purna Karyanto Musafirian

VIVA.co.id – Telepon genggam Heri Kristianto tiba-tiba berdering. Pria 33 tahun ini buru-buru mengangkat gawainya. Di seberang telepon terdengar suara seorang pria.

img_title Berawal dari Kegelisahan

Suaranya keras, terburu-buru dan terdengar panik. Lamat-lamat terdengar, pria itu meminta dikirim ambulans untuk menjemput anggota keluarganya yang sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak menunggu lama, Heri langsung menghubungi temannya yang menjadi sopir ambulans. Namun, ternyata, ambulans yang “dipegang” temannya sedang membawa pasien. Tak putus asa, Heri mencoba menghubungi sejumlah pihak yang menyediakan ambulans.

img_title Dari Rumah hingga Barang Bekas

Saat Heri tengah sibuk menelepon ke sana ke mari, menghubungi sejumlah koleganya yang punya ambulans, ponsel satunya kembali berdering. Suara orang marah-marah terdengar dari seberang telepon.

Rupanya, pria yang pertama kembali menelepon. Ia tak sabar karena ambulans yang ia minta tak kunjung datang.

img_title Menampung yang Tak Beruntung

“Seumur-umur baru kali ini saya diperintah-perintah sama orang,” ujar Heri kepada VIVA.co.id, Rabu, 16 Maret 2016. Meski kesal, Heri mencoba untuk bersabar.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/03/25/56f5453e4b214-heri-kristianto-penanggungjawab-program-si-bulan-zona-bombong_663_382.jpg

Heri Kristianto, salah satu founder Zona Bombong yang juga menangani program layanan ambulans gratis atau Siaga Ambulans (Si Bulan). Foto: VIVA.co.id/Purna Karyanto Musafirian

Ia mengatakan, sejak Zona Bombong meluncurkan program layanan ambulans gratis, telepon genggamnya nyaris tak pernah diam. Setiap saat ada saja warga yang menelepon untuk meminta bantuan.

Ada yang minta dengan cara baik-baik. Namun, ada juga yang tak sabar dan ngomel-ngomel jika ambulans yang ia minta tak kunjung datang. Padahal, mereka menggunakan ambulans tersebut secara cuma-cuma alias gratis.

“Namanya juga orang panik, jadi kadang tak sabar dan emosional,” ujar salah satu founder Zona Bombong ini sambil tersenyum.

Selanjutnya...Dijuluki “Si Bulan”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Si Bulan
Sejumlah ambulans dengan berbagai logo tampak berderet di depan rumah makan Sambel Layah di Jalan Kolonel Sugiono, Purwokerto, Jawa Tengah. Mobil ambulans berbagai merek tersebut terparkir di pinggir jalan, tak jauh dari rumah makan.

Satu per satu, sopirnya keluar dari ambulans dan masuk ke RM Sambel Layah. Mereka langsung naik ke lantai dua rumah makan yang dikelola Ketua Zona Bombong, Andien Fardin tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut