- ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Yayat menilai, kampus menjadi sasaran karena pengembang melihat dari perspektif bisnis. Pengembang menganggap, mahasiswa yang kuliah di kampus besar dan terkenal berasal dari kelas menengah baru di Indonesia. “Sekarang orang bisa kuliah di UI, ITB, UGM dan universitas terkemuka baik swasta atau negeri, itu rata-rata biaya kuliahnya sudah sangat tinggi. Artinya sasaran mereka memang kalangan menengah yang memang mampu,” ujarnya.
“Sekarang kalau di Bandung, ITB atau di universitas terkemuka baik negeri atau swasta, itu kesulitannya bukan mencari tempat tinggal untuk kos, tetapi mencari tempat parkir buat mobil.”
Selanjutnya...Bisnis Menggiurkan
Bisnis Menggiurkan
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT PP Properti, Indaryanto, mengungkapkan bisnis apartemen di dekat kampus sangat menggiurkan. Buktinya, meski groundbreaking apartemen yang sedang mereka bangun, Evencio Margonda Apartemen akan dilakukan pada hari Minggu (2/4), tapi dari sekitar 700 unit apartemen di Tower 1 sudah terjual hingga 80 persen, atau sekitar 560 unit lebih. (Baca Juga: )
Menurut dia, hal itu merupakan bentuk nyata dari antusiasme pasar properti, khususnya apartemen. "Jadi dengan proyek Evencio yang kami bangun di Jalan Margonda Raya ini, kami memang berusaha menyasar target pasar mahasiswa dari sejumlah universitas di sekitar kawasan ini. Seperti misalnya dari Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma, Universitas Pancasila, bahkan sampai Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik (IISIP) di Lenteng Agung sana," kata Indaryanto kepada VIVA.co.id, Jumat 31 Maret 2017.
![]()
Dengan target market utama dari kalangan mahasiswa, Indaryanto mengatakan, potensi bisnis apartemennya sangat baik. (VIVA.co.id/Adri Irianto)
Dengan target market utama dari kalangan mahasiswa, Indaryanto mengatakan, potensi bisnis apartemennya sangat baik.
Penjualan unit di Tower 1 yang telah mencapai 80 persen bahkan sebelum groundbreaking dilakukan, membuktikan bahwa respons masyarakat dan mahasiswa terhadap hunian yang dekat ke kampus sangat baik.
"Bagus (prospek bisnisnya). Dengan target market mahasiswa-mahasiswa bebas narkoba, Tower 1 dengan jumlah hampir 700 unit itu sampai saat ini sudah 80 persen terjual, atau sekitar 560 unit. Padahal ground breaking-nya baru hari Minggu besok," ujarnya menambahkan.