- VIVA.co.id/Nurcholis Anhari Lubis
Selanjutnya, Dampak ke Ekonomi Daerah
Dampak ke Ekonomi Daerah
Maraknya pembangunan apartemen itu, tentu juga akan memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah setempat. Meskipun, menurut Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak besar.
Kondisi itu juga diamini oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Depok, Yulistiani Moechtar. Sebab, sewa-menyewa apartemen belum diatur dalam peraturan daerah kota.
Alhasil, wajar saja PAD Kota Depok dari apartemen semacam ini sangat rendah. Karena, pemerintah belum bisa menerapkan pajak terhadap sewa-menyewa apartemen indekos seperti itu.
“Ini yang sedang kami kaji lagi agar menjadi PAD Depok. Saat ini aturannya baru indekos konvensional dan kontrakan 10 pintu yang kena pajak," ujar dia.
Untuk apartemen, baru pengelolaan parkir yang kena pajak. "Namun, mereka tetap juga kena Pajak Bumi dan Bangunan,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Depok, Nina Suzana.
Pradi menambahkan, saat ini dari keberadaan apartemen itu hanya berdampak besar pada aspek sosial, yaitu peningkatan ekonomi dari warga sekitar apartemen. Karena, tak bisa dipungkiri adanya apartemen membuka lapangan kerja baru seperti usaha kuliner yang meningkat.
Meski tidak disebutkan kontribusi dari keberadaan apartemen dan aktivitas ekonomi di sekitarnya, data Badan Keuangan Daerah Kota Depok, yang dikutip dari situs depok.go.id menyebut jumlah pendapatan Pemerintah Kota Depok pada 2015 tercatat Rp2,46 triliun. Jumlah tersebut melebihi target sebesar Rp2,39 triliun.
Selama periode 2010-2015, pendapatan Pemkot Depok juga cenderung meningkat. Pada 2010, pendapatan pemkot tercatat Rp1,11 triliun, selanjutnya Rp1,32 triliun pada 2011, dan menjadi Rp1,63 triliun untuk 2012.
Sementara itu, pada 2013, pendapatan yang diperoleh mencapai Rp1,92 triliun dan tercatat Rp2,2 triliun untuk 2014.
![]()
Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, mengungkapkan, sebenarnya dengan bisnis apartemen untuk mahasiswa ini banyak kontribusi ekonomi yang bisa diberikan kepada daerah. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)
Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, mengungkapkan, sebenarnya dengan bisnis apartemen untuk mahasiswa ini banyak kontribusi ekonomi yang bisa diberikan kepada daerah.