- VIVA.co.id/Nurcholis Anhari Lubis
Riset Bank Indonesia menunjukkan, pada kuartal IV-2016, pertumbuhan pasokan properti komersial tertinggi terjadi pada segmen apartemen, yakni 3,11 persen. Disusul perkantoran sebesar 2,61 persen dan hotel 2,03 persen dibanding kuartal sebelumnya.
Untuk wilayah Jabodebek, pertumbuhan pasokan mencapai 0,69 persen, terutama pada segmen apartemen jual. Riset BI itu menyebut salah satu apartemen segmen atas di TB Simatupang, segmen menengah di antaranya di Permata Hijau, dan Bekasi untuk segmen menengah bawah.
Tidak hanya pasokan, pertumbuhan permintaan terhadap properti komersial ini juga meningkat. Indeks permintaan terhadap properti komersial pada kuartal IV-2016 tercatat 128,71 atau naik 0,39 persen dibanding kuartal sebelumnya.
Pertumbuhan permintaan terhadap properti komersial itu, terutama berasal dari segmen apartemen sebesar 2,57 persen dan hotel 2,13 persen. Kondisi peningkatan permintaan properti komersial itu juga terindikasi dari meningkatnya penyaluran kredit konsumsi sebesar 8,76 persen year on year (yoy) pada kuartal IV-2016.
Berdasarkan jenisnya, peningkatan kredit konsumsi terutama dalam bentuk kredit pemilikan apartemen, khususnya tipe kecil sebesar 14,75 persen (yoy) (art)