SOROT 445

Mengabdi Lewat Startup untuk Rakyat

Co-Founder Binar Academy, Alamanda Shantika Santoso.
Sumber :
  • www.alamandashantika.com

"Peran Gojek sadarkan orang enggak usah complain doing, tapi lakukan sesuatu," ujar dia.

img_title Ayo Berburu Diskon! Ini Deretan Promo Spesial Makanan dan Minuman di Hari Kartini 2026

Salah satu wujud inovasi teknologi yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat, menurutnya, yakni aplikasi Qlue yang dipakai Pemprov DKI Jakarta. Anak muda turun tangan untuk membantu problem masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama menjadi pendidik dan penasihat di berbagai wadah teknologi itu, Alamanda makin melihat potensi sejumlah anak muda dalam industri kreatif dan startup. Sudah banyak dia menemui beragam ide untuk pengembangan startup, namun dia menyimak masih ada sejumlah kekurangan. Banyak ide muncul, namun susah untuk mengeksekusi beberapa gagasan di kepala para pengagas startup. 

img_title Hari Kartini Bukan Sekadar Kebaya, Ini Makna Emansipasi yang Sering Dilupakan

Menurutnya, percuma ide startup atau inovasi teknologi sebagus apa pun, tapi hanya sebatas gagasan. Saat masuk ke tahap eksekusi ide itu, kandas.

Selanjutnya, Startup Area Terpencil

img_title Banyak yang belum Tau! Hari Kartini Pertama Kali Ditetapkan oleh Soekarno, Ini Sejarah Lengkapnya

Startup Area Terpencil
Untuk itu, dia memutar otak, bagaimana ide yang muncul dari para peminat startup itu bisa mudah bisa dieksekusi. Akhirnya dia menemukan jalan, yakni dengan mendirikan Binar Academy. 

Wadah ini merupakan sekolah programmer gratis bagi yang ingin mengasah dan meningkatkan keahlian dalam dunia pemrograman komputer.

Sekolah programmer ini, Alamanda membuka anak bangsa di seluruh Indonesia untuk mendaftar untuk diseleksi ketat. Nantinya peserta dalam sekolah ini begitu lulus akan disalurkan ke talent pool jaringan Binar Academy. 

"Lulusannya nanti kami pertemukan dengan startup dan korporasi supaya mereka tahu talent lulusannya," ujarnya.

Alamanda Shantika Santoko

Alamanda Shantika Santoso ingin anak Indonesia bisa maju bersama kotanya melalui inovasi dan teknologi. (www.alamandashantika.com)

Dalam Binar Academy itu, Alamanda juga membangun hackerspace, wadah para penggiat startup bisa saling bekerja sama dan saling berbagi ilmu, berkolaborasi. Lewat Binar Academy ini, misi besar yang dibawa Alamanda yaitu ingin anak Indonesia bisa membangun kotanya masing-masing dengan karya inovasi teknologi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang akhirnya perekonomian kota di Indonesia bisa berkembang dan bisa membuka lapangan kerja baru," ujarnya.

Misinya mendirikan Binar Academy tak disadari Alamanda merupakan jalan untuk mewujudkan pesan sang ibunda. Sang ibu berpesan agar Alamanda tak hanya membangun ekosistem startup di kota besar saja, namun diminta pikirkan daerah terpencil.
 
Niatan itu sudah ada di kepalanya. Namun, dia mengakui harus dilakukan secara bertahap. Dia saat ini mengawali Binar Academy di dua kota, Jakarta dan Yogyakarta dan akan diteruskan ke kota di seluruh Indonesia sebelum menyentuh sampai ke daerah terpencil. Tahun depan akan membangun Binar Academy di Malang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut