SOROT 446

Seabad Wayang Orang Sriwedari Berjuang

Pagelaran wayang orang Sriwedari di TMII, Jakarta
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rifki Arsilan

VIVA.co.id – Perempuan setengah baya itu mengambil posisi tak jauh dari panggung. Duduk di tempat  penonton. Sesekali matanya menyapu pentas, mencuri pandang pada rekan-rekannya yang bergerak seirama, berdialog, menari dan menembang.

img_title Penampilan Kapolri, Panglima dan 3 Kepala Staf TNI Jadi Wayang Orang

Mereka berlatih untuk pagelaran wayang orang Mintaraga. Dihajat untuk memperingati 107 tahun Pagelaran Wayang Orang Sriwedari, kebanggaan masyarakat Kota Solo. Di Taman Sriwedari, pagelaran wayang orang selama ini hampir setiap hari dipentaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rambut Eny Sulistyowati yang panjang dikuncir saat latihan gladi resik pementasan. Tak hanya panjang, rambut hitam tampak kontras dengan kulitnya yang putih.

img_title Panglima TNI Sampai Kapolri, Tampil di Pagelaran Wayang Orang Pandowo Boyong

Sesekali, Eny menyeka keringat di hidungnya. Latihan memang belum tuntas, namun kulit sang pelakon itu terlihat mulai memerah. Gladi resik yang menguras energi.

Wayang orang bukan hal baru bagi Eny. Menghidupkan seni klasik dan tradisi Jawa itu bahkan sudah menjadi panggilan hidup. Setidaknya begitu yang dipaparkan oleh produser Triardhika Production tersebut.

img_title Anies Bersyukur Wayang Orang Bharata Memasuki Usia 50 Tahun

Kali ini, produksinya menyokong pementasan wayang orang yang cukup besar untuk merayakan ulang tahun Wayang Orang Sriwedari, yang biasanya menjadi hiburan rakyat secara rutin di Solo.

Eny bercerita, Triardika sudah tak terhitung memproduksi dan mendukung pementasan wayang di berbagai tempat, hanya kebanyakan dalam skala kecil karena terbentur biaya dan promosi. Namun selain di pertunjukan skala kecil, dia sendiri sudah melakon di tiga pertunjukan wayang orang yang cukup besar antara lain Opera Ken Dedes tahun 2012 kemudian pertunjukan Mahabandana pada tahun 2014.

Terbaru pementasan ulang tahun Paguyuban Sriwedari pada 25 April 2017 di Jakarta, yang mengambil kisah Mintorogo. Wayang orang ini menceritakan tentang Arjuna yang bertapa dan menyiapkan diri mengalahkan raksasa Niwoto Kawojo. Arjuna dalam Mintorogo dibantu oleh bidadari yang bernama Bidari Supraba. Eny pada pertunjukan itu, mengambil peran sebagai Supraba.

Eny bercerita bahwa berlakon wayang bukan sekadar melakukan kerja seni yang bisa ditonton banyak orang. Tantangan di masa kini, seni budaya yang sarat filosofis dan pesan moral itu harus bisa dipertahankan dan terus dihidupkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wayang Orang

Salah satu pementasan wayang orang di Gedung Kesenian Jakarta. (VIVA.co.id/Nurcholis Anhari Lubis)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut