- REUTERS/Darren Whiteside
VIVA.co.id – Tumpukan rak pakaian kosong dan manekin tersusun rapi di pojok lantai dua pusat perbelanjaan di bilangan Blok M, Jakarta Selatan. Sejumlah karyawan berseragam merah pun sibuk menyusun pakaian untuk dimasukkan ke dalam karung besar.
Hari itu, situasi gerai Matahari Department Store tampak hening dan tidak seperti biasanya. Pusat ritel pakaian yang sudah tahunan berdiri di Ibu Kota Jakarta itu dikabarkan akan menutup sebagian gerainya pada akhir September 2017. Â
"Iya pak, ini sudah mau tutup (Matahari)," kata salah satu karyawan Matahari Department Store yang tidak bersedia namanya disebutkan kepada VIVA.co.id, Rabu 27 September 2017.
Tak cuma di Blok M, pemandangan serupa juga terjadi di Pasaraya Manggarai. Matahari Department Store yang menempati tiga lantai di dalam Gedung Pasaraya Manggarai pun sudah tampak sepi dari pengunjung.Â
Gerai Matahari di Pasaraya Manggarai bahkan tidak lagi menjajakan barang dagangannya. Terlihat dari susunan rak, gantungan baju, serta keranjang besi untuk tumpukan pakaian sudah dilingkari dengan seutas tali rafia untuk menandakan gerai telah tutup.Â
Â
"Semua memang harus sudah selesai beres-beres akhir bulan ini pak. Kami sampai tanggal 30 (September)," kata salah satu supervisor Matahari Pasaraya Manggarai ketika berbincang dengan VIVA.co.id.
Kondisi tersebut tentunya bukan yang pertama terjadi di industri ritel Indonesia, setelah sebelumnya pada tahun ini juga gerai ritel makanan dan minuman 7-Eleven menutup seluruh tokonya di Tanah Air.Â
![]()
Toko 7-Eleven yang telah tutup di Jakarta. (REUTERS/Agoes Rudianto)
Adanya penutupan toko-toko itu ditengarai karena mulai lemahnya daya beli masyarakat Indonesia. Bahkan, kondisi itu semakin diperkuat dengan tidak tumbuhnya sektor ritel di saat Lebaran yang seharusnya tumbuh dua kali lipat. [Baca juga: Peritel Dunia Dihantam Badai]
Data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) pun mencatat daya beli yang lemah semakin menurunkan geliat sektor ritel. Bahkan, hingga Semester I-2017 industri ritel hanya tumbuh 3,7 persen atau anjlok dibandingkan tahun lalu yang mencapai 10 persen. [Lihat Infografik: Ritel Vs E-Commerce]