SOROT 473

Menembus Jantung Borneo

Dua awak pesawat Heli Bell 412 memantau hutan dan lahan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

Kawasan ini merupakan yang terbesar di Kalimantan Barat dengan luas kurang lebih 816.000 hektare. Kawasan ini memiliki berbagai jenis ekosistem, termasuk hutan dataran rendah, hutan pegunungan, dan hutan lumut. 

img_title KPC Pindahkan Orang Utan ke Hutan Lindung Sungai Lesan Berau

Ketinggian kawasan terletak antara 300-1.960 meter di atas permukaan laut. Taman Nasional Betung Kerihun bertopografi perbukitan dengan empat aliran sungai (DAS) yang mengelilinginya, yaitu Mendalam, Kapuas, Sibau, dan Embaloh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keinginan menjadikan TNBKDS sebagai destinasi ekowisata (ecotourism) untuk turis domestik dan mancanegara muncul setelah pemerintah RI terus menggenjot devisa dari sektor pariwisata. Pemda Kapuas Hulu lalu mengenalkan rencana ini melalui Festival Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum. 

img_title DPR Usulkan Gunung Sanggabuana Jadi Taman Nasional

Sorot Danau Sentarum - festival - warga - masyarakat

Perahu hias Suku Dayak Tamambaloh berlayar melintas di Danau Sentarum pada acara penutupan Festival Danau Sentarum Betung Kerihun di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (ANTARA FOTO/Timotius)

img_title Bayi Dibuang di Hutan Lindung, Kelahirannya Diduga Dibantu Bidan

Festival untuk mengenalkan wisata alam Betung Kerihun dan Danau Sentarum ini diluncurkan pada Mei 2017. Festival ini bukan yang pertama dan sebelumnya sudah beberapa kali diselenggarakan.

Tapi, pelaksanaan tahun ini adalah yang terbesar dan melibatkan banyak pihak termasuk kelompok Non-Governmental Organization (NGO). Pelaksanaan tahun ini juga diniatkan untuk mempromosikan pariwisata Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum secara nasional.

“Betung Kerihun dan Danau Sentarum adalah ikon Kapuas Hulu. Kami ingin mempromosikan potensi wisata yang ada di Kapuas Hulu. Kami juga ingin mengawal program pemerintah untuk mendatangkan sebanyak-banyaknya wisatawan lokal dan mancanegara,” ujar Munawir, kepala bidang TNBKDS. 

Munawir juga mengatakan, rencana itu telah melibatkan berbagai pihak, termasuk swasta dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Hal yang akan dijual sebagai daya tarik wisata Betung Kerihun adalah alam liar. “Potensinya adalah petualangan ke alam liar, camping ground, pengamatan satwa liar, dan budaya,” ujar Munawir . 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebutkan, di antara LSM yang ikut ambil bagian dalam promosi wisata dan pelestarian alam di taman nasional adalah Sintang Centre, yang menjadi mitra untuk pelestarian orang utan, WWF Kalimantan Barat, dan Komunitas Pariwisata Kapuas Hulu (Kompak).

Mereka, bersama pemerintah daerah dan LSM lainnya bekerja sama membangun wisata alam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentibat dan Sungai Pari.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut