- ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang
Badrul benar, karena saat menyusuri sungai, rombongan sempat melihat berang berang di tepian sungai, burung enggang gading, enggang badak, burung elang, kangkareng putih, raja udang, dan monyet ekor panjang.
“Kawasan taman nasional ini berada di perbatasan, beririsan dengan taman nasional Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, jadi satwanya juga bisa saja sama. Tapi jelas tak mudah menemukan satwa itu berkeliaran,” Badrul menjelaskan.
Pria ini menyarankan agar siapa saja yang berminat menjelajah ekowisata Betung Kerihun untuk datang di musim hujan. Karena, kalau musim kemarau debit air sungai menjadi rendah, sehingga perahu sering kesulitan berjalan.
Saran lainnya bagi penikmat wisata alam liar adalah membawa pakaian yang mudah kering. Karena, selain menyusuri sungai, pengunjung bisa trekking ke tempat pos pengamatan hewan liar, mandi di air terjun atau sungai, dan berjaga jika hujan turun di tengah perjalanan.
Selanjutnya, Wisata Alam Merusak Konservasi?
Wisata Alam Merusak Konservasi?
Kawasan Taman Nasional Betung Kerihun jelas adalah kawasan konservasi hutan. Meski demikian, pengelola TNBKDS yakin, membuka taman nasional sebagai area ekowisata tak akan mengganggu upaya konservasi di kawasan tersebut.
“Ada zonasi dalam sebuah area taman nasional, yaitu zona inti, zona rimba, zona pemanfaatan, dan zona lain. Area yang kami buka adalah zona pemanfaatan. Sedangkan zona inti, adalah area yang sama sekali tak boleh disentuh kecuali untuk penelitian,” ujar Badrul.
Ia menambahkan, pemerintah memang membuka zona pemanfaatan, sehingga area tersebut masih dimungkinkan untuk menjadi lokasi ekowisata. Area zona rimba adalah area untuk mendukung keberadaan zona inti. Di zona rimba, aktivitas masih diperbolehkan, namun sifatnya sangat terbatas.
Pendapat Badrul Arifin juga dikuatkan oleh Munawir. Menurutnya, upaya ekowisata tak bersinggungan dengan konservasi, justru saling menguatkan. “Bagian dari ekowisata adalah kelestarian lingkungan dan edukasi. Juga ada peran serta dan benefit untuk masyarakat yang berada dalam kawasan,” tutur Munawir.
Zona pemanfaatan ini lah yang dieksplorasi untuk menjadi area ekowisata bagi siapa saja yang berminat.