SOROT 475

Bedil Perampas Jiwa

Petugas kepolisian menunjukan barang bukti sabu-sabu dan senjata api jenis revolver di Polres Metropolitan Tangerang Kota, Tangerang, Banten
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Satu hari berselang, tepatnya pada 11 Juli 2017, Sudirman, rekan Saiful, menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.

img_title Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel, Adde Rosi: Jangan Rusak Dunia Pendidikan!

Penembakan dengan menggunakan senjata rakitan juga terjadi pada seorang pengusaha Davidson Tantono, di sebuah SPBU di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada 9 Juni 2017. Korban tewas ditembak perampok saat berusaha mempertahankan tas berisi uang tunai ratusan juta rupiah.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uang tunai itu baru saja diambil Davidson dari salah satu bank yang berada tak jauh dari lokasi penembakan. Dia berada di SPBU untuk mengisi angin pada ban mobilnya yang mendadak kempis, diduga lantaran disabotase pelaku. 

img_title Legislator DPR Minta Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel

Polisi lantas meringkus tujuh orang pelaku perampokan itu. Dua di antaranya tewas tertembak petugas lantaran melawan saat hendak dibekuk. 

Sorot Senjata Api - Pistol - Senpi

img_title Sengketa Yayasan Diduga Jadi Awal Penemuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel

Propam memeriksa senjata api milik jajaran polisi Polres Bogor di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Bukan hanya senjata rakitan, senjata api yang dilengkapi surat resmi pun diduga terlibat tindak kriminalitas. Pada Jumat, 6 Oktober 2017 malam, misalnya. 

Seorang dokter, Anwari, diduga mengancam dan menganiaya juru parkir di parkiran basement Mal Gandaria City. Korban Zuansyah (21) diduga dipukul karena Anwari ogah membayar uang parkir.

"Kalau surat-suratnya ada semua. Surat senjata ada," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin, 9 Oktober 2017.

Perketat Izin

Maraknya senjata rakitan untuk aksi kriminalitas menjadi pekerjaan rumah bagi Polri. Meski terus berupaya untuk memberantas peredaran senjata rakitan, Polri juga memperketat izin kepemilikan untuk senjata api legal. 

Sejak reformasi, pemberian izin kepada orang-orang tertentu seperti pejabat tinggi, direktur terkait dengan keuangan dan lain-lain, dievaluasi kembali. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polri mengklaim tak gampang untuk mendapatkan senjata api. Menurut Rikwanto, ada sejumlah prosedur yang mesti dilalui untuk mendapatkan senjata api legal. Di antaranya, pemohon mesti lulus tes lebih dulu, seperti tes kesehatan, tes menembak, dan psikotes.

Terdapat tiga kategori senjata yang diatur. Pertama, senjata organik milik TNI dan Polri. Kedua, senjata olahraga, termasuk senjata untuk berburu. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut