SOROT 476

Tajir Berkat Game

Sejumlah pengunjung mendatangi booth game Ubisoft di Jerman.
Sumber :
  • REUTERS/Kai Pfaffenbach

Salah satu keahlian Romero adalah mampu melihat kelemahan dari sebuah permainan dan mencari solusinya. Contohnya saat ia datang ke acara peluncuran game Ultima V yang dikembangkan oleh Origin.

img_title Game Mobile Ini Diklaim Sukses Pikat Jutaan Gamer, termasuk Indonesia

Saat tidak ada yang melihat, Romero mencabut disket berisi game Ultima V dan menggantinya dengan permainan buatannya. Meski sederhana, namun tampilan game milik Romero jauh lebih bagus. Melihat hal tersebut, bos Origin langsung menawarkan pekerjaan padanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sangat Menjanjikan

img_title Arena Breakout Debut Juli Mendatang, Ini Keunggulannya

Layaknya perancang game pada umumnya, karier Carmack dan Romero berawal dari menjual permainan yang mereka buat ke teman-teman kampus dengan tarif ala kadarnya. Terkadang mereka membagikannya secara gratis, hanya untuk melihat respons pemain akan kelihaian mereka dalam hal pembuatan program.

Pendapatan para programmer mulai membaik saat mereka bekerja di perusahaan pengembang game. Namun, hal itu kembali lagi pada produk permainan yang mereka buat. Apabila sukses di pasaran, maka bonus yang didapat bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan dolar AS.

img_title Pra Registrasi Dibuka, Arena Breakout Segera Bisa Dimainkan di Indonesia!

Menurut data dari Cleverism, pendapatan yang didapat oleh seluruh pengembang game yang ada di AS pada 1982 mencapai US$8 miliar atau Rp108 triliun, melebihi pendapatan di industri musik dan film yang digabungkan.

Sepuluh tahun kemudian, angkanya naik menjadi US$13 miliar atau sekitar Rp175 triliun. Angka ini semakin menanjak pasca hadirnya teknologi jaringan dan internet di perangkat komputer rumahan.

Berdasarkan data yang dilansir dari Venturebeat, pada 2016 penjualan game mencapai angka US$91 miliar (kurang lebih Rp1.228 triliun). Uang sebanyak itu dihasilkan oleh hampir 3.000 pengembang yang ada di AS.

Sorot Games - gamers - developer games - permainan

Seorang pemuda bermain game dalam kompetisi games Capcom di Boston, Amerika Serikat. (Drew Gurian/ Red Bull Content Pool)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian besar dihasilkan oleh pengembang game yang dimainkan di ponsel atau tablet. Nilainya mencapai US$41 miliar, disusul oleh permainan di komputer sebesar US$34 miliar. Sisanya adalah permainan yang berasal dari konsol dan online.

Contohnya Zynga, pengembang game yang fokus memasarkan produk mereka di media sosial Facebook. Tahun lalu, perusahaan yang berdiri pada 2007 ini mendapat pemasukan sebesar US$700 juta dari penjualan game.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut