Kita Bisa tapi Butuh Dukungan Pemerintah
- VIVA/Muhamad Solihin
Lalu?
Akhirnya kita siapkan satu platform yang kita namakan Mobile Point of Sales. Awalnya tujuannya untuk memverifikasi penerima Bansos. Kalau Anda pernah dengar bank itu mulai menyewa yang namanya agen Laku Pandai. Jadi misalnya BRI dia nggak mau buka cabang lagi di pelosok-pelosok. Dia cari toko kelontong yang paling terkenal di kampung itu, terus kerja sama. Lalu kalau ada masyarakat yang ingin buka rekening gimana caranya? Kita siapkan yang namanya alat MPOS.
Alatnya seperti apa?
Itu kayak HP gitu kecil alatnya atau mesin EDC yang buat gesek. Tapi di situ ada verifikasi ATM, verifikasi finger print, bisa ngeprint juga. Jadi orang yang mau setor, mau ambil duit, mau buka rekening bisa di warung itu sekaligus. Nah, ATM ini kayak mesin EDC tapi ada layarnya. Itu basisnya android. Dan itu bisa dibawa-bawa sama agen Laku Pandai. Jadi orang nggak perlu ke bank.
Sudah berapa unit yang diproduksi?
Kita sih kemarin memproduksi sekitar 500 unit. Dan sudah kita sebar ke bank-bank. Dan sekarang lagi kerja sama juga sama Telkom dan Pertamina untuk SPBU yang self service.Â
Selanjutnya, mobil listrik..
Â
Kalau terkait mobil listrik itu apa produknya?
Kalau di mobil listrik ini ada yang lucu, Ibu Menteri BUMN sampai bilang ke kita, Len ini sebenarnya kerjaannya apaan sih? Mobil listrik ikut, motor ikut listrik, semua ikut. Terus saya jelaskan, Bu, semua peralatan yang digerakkan oleh listrik itu ada peralatan yang namanya control system sama inventer yang mengubah arus AC menjadi DC dan sebagainya. Jadi di kereta itu juga ada inverter, motor listrik juga ada, mobil listrik juga sama, cuma cc-nya saja yang beda-beda, karena peruntukannya juga beda.
Sebenarnya kita tidak bikin mobil listriknya, tapi ke depan itu kita ingin menjadi supply change-nya. Jadi pabrikan-pabrikan besar itu yang nanti memproduksi mobil listrik di Indonesia, salah satu peralatan utamanya itu nanti mereka ngambil dari Len. Kaya sekarang motor Gesit, itu peralatan control system dan inverter-nya dari kita. Jadi kita di mobil listrik mengerjakan control system, inverter dan BMS (Battery Management System).